**Borneonews - Jakarta**, Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menghadiri pertemuan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan yang terletak di Jalan Medan Merdeka Barat. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas perkembangan pembangunan Pusat Data Nasional (PDN).
Mengacu pada pengamatan yang dilakukan sekitar pukul 14.10 WIB, Budi Arie tiba dengan pengawalan rombongan. Ia terlihat mengenakan batik cokelat dan turun dari kendaraan mewah jenis Toyota Alphard berwarna hitam dengan nomor polisi RI 36.
Ketika tiba di lokasi, Budi tidak memberikan keterangan kepada wartawan yang hadir. Ia hanya melambaikan tangan sebagai tanda sapaan, sebelum memasuki kantor Kemenko Polhukam.
Selain Budi Arie, hadir pula beberapa pejabat penting lainnya, seperti Wakil Menteri Kominfo, Nezar Patria, serta Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika, Hokky Situngkir. Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung, dan pihak Humas Kemenko Polhukam belum dapat memberikan kepastian apakah akan ada konferensi pers setelah rapat mengenai pembangunan PDN tersebut.
Sebelumnya, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pemerintah merencanakan pembangunan tiga lokasi PDN, yaitu di Cikarang, Batam, dan ibu kota baru Nusantara (IKN). Hadi menjelaskan bahwa PDN yang akan dibangun akan beroperasi di bawah Badan Layanan Umum (BLU) yang berada di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika.
"Kita akan meningkatkan keamanan data dengan menerapkan *encryption* tingkat lanjut dan sistem pengamanan berlapis," ungkap Hadi dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Jakarta pada Senin, 23 September.
Hadi menambahkan bahwa PDN dirancang untuk meningkatkan kapasitas data serta mengonsolidasikan pembangunan nasional agar lebih efisien dan terpusat. Pembangunan PDN tersebut akan menggunakan skema *soft loan* atau pinjaman lunak dari sejumlah negara lain.
Saat ini, pembangunan PDN di Cikarang telah mencapai 83 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026. Untuk PDN di Batam, saat ini sedang dalam proses penentuan konsultan pengawas.
"Sementara itu, PDN ketiga akan dibangun di IKN, di mana lokasi tanahnya sedang dipersiapkan oleh Otorita IKN. Kami akan memanggil mereka minggu ini untuk menentukan lokasi dan melanjutkan pembangunan," kata Hadi.
Hadi Tjahjanto juga menggarisbawahi bahwa pembangunan PDN melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dari awal hingga akhir, di mana BSSN juga akan bertanggung jawab dalam menentukan pemenuhan syarat-syarat keamanan siber.
ANTARA
Kemenko Polhukam Bahas Pembangunan Pusat Data Nasional 2026
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Bupati Gumas Dukung Polri Berantas Sarang Narkoba secara Berkelanjutan
Pemkab Kobar Dorong Akses Keuangan Merata, UMKM hingga Masyarakat Desa Jadi Sasaran
Menteri PKP Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pengadaan
Kapolres Seruyan Sambangi Jamaah Masjid Al-Jihad
Komentar (0)
Memuat komentar…







