**Borneonews - Jakarta**, Lembaga kemanusiaan Adara Relief International bersama dengan berbagai elemen seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), lembaga legislatif, lembaga swadaya masyarakat, serta organisasi masyarakat lainnya, mendesak pemerintah Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian ke Jalur Gaza, Palestina.
Dalam sebuah diskusi yang berlangsung di Komplek Parlemen Jakarta, Direktur Utama Adara Relief International, Maryam Rachmayani, menegaskan pentingnya keberadaan pasukan perdamaian di zona konflik, khususnya di Gaza. Ia menekankan, "Kami mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengirimkan pasukan perdamaian di jantung wilayah perang, khususnya Gaza."
Menurut Maryam, kehadiran pasukan perdamaian tersebut memiliki peran krusial dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan. Selain itu, keberadaan pasukan ini juga berfungsi untuk melindungi aset-aset bantuan kemanusiaan yang sudah ada dari Indonesia dan memastikan keamanan para petugas kemanusiaan yang saat ini tengah beroperasi di Gaza.
Lebih lanjut, Maryam menyampaikan harapannya agar isu Palestina dapat dijadikan agenda prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinan Presiden Terpilih Pilpres 2024, Prabowo Subianto. Ia menekankan bahwa agenda ini diharapkan dapat dilakukan untuk mencapai gencatan senjata dan penghentian genosida secara permanen di wilayah Palestina.
Adara juga meminta agar Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan fatwa yang mewajibkan umat Muslim untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Maryam menggarisbawahi bahwa penderitaan yang dialami oleh masyarakat Palestina bukanlah hal yang terpisah dari umat Islam di seluruh dunia. "Setiap Muslim merasakan satu tubuh. Ketika salah satu bagiannya menderita, seluruh tubuh juga akan merasakan."
Selanjutnya, organisasi ini mengajak Pemerintah Indonesia untuk membangun gerakan kolektif yang melibatkan semua elemen bangsa. Tujuannya adalah agar seluruh lembaga dan masyarakat di dunia dapat koordinasi secara bersatu dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Maryam menambahkan, "Kami menyerukan kepada seluruh pihak berwenang untuk memberikan akses yang tanpa hambatan bagi masuknya bantuan kemanusiaan ke seluruh wilayah Jalur Gaza. Kami berharap operasi ini dapat dilakukan secara permanen, dalam jumlah yang memadai, dan secepat mungkin."
Desakan-desakan tersebut merupakan respons dari Adara Relief International terhadap kondisi terkini di Palestina yang berada di bawah penjajahan Israel.
ANTARA
Adara Relief Desak Pemerintah Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Komentar (0)
Memuat komentar…







