JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Pemerintah Kabupaten Jayapura tengah berupaya untuk mendorong masyarakat asli Papua dalam mengembangkan produk unggulan lokal, terutama tanaman kakao, vanili, dan kopi. Ini diungkapkan oleh Penjabat Bupati Jayapura, Semuel Siriwa, dalam sebuah pernyataannya di Sentani. Siriwa menegaskan bahwa daerah ini memiliki kualitas tanah yang sangat mendukung untuk pengembangan tanaman kakao, kopi, dan vanili. Ia juga menyampaikan informasi dari dinas terkait yang menyatakan bahwa pengiriman kakao dari daerah ini mencapai hampir 10 ton setiap bulan. Hal ini menunjukan potensi luar biasa yang dimiliki oleh daerah tersebut, sehingga memerlukan dukungan dari pemerintah untuk memfasilitasi pengembangan lebih lanjut. Lebih lanjut, Penjabat Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan hasil produksi kakao. Dukungan dalam bentuk penyediaan bibit dan alat pertanian dinilai penting untuk memotivasi para petani agar terus mengembangkan produk kakao, vanili, dan kopi. Ia juga menyampaikan bahwa kakao yang dihasilkan di Kabupaten Jayapura sangat diminati pasar karena kualitasnya yang tinggi dan nilai jual yang menjanjikan. Siriwa berharap agar sebagian kakao ini bisa diproses menjadi produk coklat. Dengan demikian, diharapkan ekonomi masyarakat setempat bisa meningkat, bukan hanya melalui penjualan kakao sebagai bahan mentah. Dalam upaya untuk memperluas potensi tersebut, Penjabat Bupati menekankan perlunya mencari investor yang tertarik untuk mendirikan produksi coklat di Kabupaten Jayapura. Menurutnya, Bupati Jayapura yang akan menjabat ke depan harus memiliki kemampuan untuk menarik investor, mengingat hasil kakao dari petani lokal sangat menjanjikan dan berkualitas. Ini menjadi catatan penting bagi pengembangan ekonomi daerah tersebut ke depannya. ANTARA