BORNEONEWS, Gunung Mas - Lima fraksi pendukung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyampaikan pemandangan umum terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tentang pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2015.
Kelima fraksi itu terdiri dari Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi NasDem dan Fraksi Gerakan Persatuan Indonesi (FGI).
Pemandangan umum fraksi disampaikan dalam rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD Gumas, Gumer, di ruang rapat paripurna DPRD, Kamis (11/8/2016). Rapat paripurna tersebut juga dihadiri Bupati Gumas Arton S Dohong dan jajaran pejabat dari forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) dan pejabat SKPD. Dalam rapat tersebut, fraksi-fraksi DPRD Gumas sepakat untuk menerima pembahasan LKPJ Bupati Gumas.
Pada kesempatan tersebut, juru bicara Fraksi PDIP Nomi Aprilia mengatakan, dalam APBD 2015 pendapatan ditargetkan Rp837.364.872.576,04. Sementara belanja ditargetkan Rp776.479.859.245,73. Dari dari total pendapatan dan belanja pada anggaran 2015, terdapat saldo anggaran lebih akhir Rp77.303.954.364,54.
“Fraksi FDIP perjuangan menyatakan dapat menerima laporan keterangan pertanggungjawaban APBD 2015, untuk dibawa ke pembahasan selanjutnya,” kata Nomi.
Sementara itu, juru bicara Fraksi NasDem Evandi menyatakan, laporan keuangan pemerintah daerah merupakan media komunikasi pemerintah daerah kepada publik sebagai wujud transparansi informasi, sesuai dengan prinsip-prinsip dalam good goverment dan tata kelola pemerintah yang baik.
“Laporan keuangan pemerintah daerah juga merupakan media evaluasi untuk perbaikan di masa-masa yang akan datang,” kata Evandi.
Dalam pandangan umum, Fraksi NasDem juga menyoroti realisasi pendapatan asli daerah (PAD) yang hanya terealisasi 98,93%. Meskipun angka itu hampir mencapai target yang ditetapkan, kata Evandi, diharapkan agar Bupati Gumas dapat mengintruksikan kembali kepada tiap-tiap SKPD, supaya meningkatkan kualitas sistem dalam sektor penerimaan PAD.
“Serta melakukan berbagai inovasi dan kreativitas dalam rangka menggali dan merealisasikan target PAD,” pesan Evandi.
Juru Bicara Fraksi Gerakan Persatuan Indonesia, Hery A Junas mengingatkan, agar Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gumas lebih memperhatikan pembangunan jalan dan jembatan kusunya jalan penghubung Tumbang Miri-Tumbang Napoi.
“Agar setiap SKPD memperhatikan penyerapan anggaran di dinas masing-masing untuk tahun anggaran 2016,” ingatnya. (EPRA SENDTOSA/m)








