**Borneonews - Makassar**, Pemerintah Kota Bontang yang terletak di Kalimantan Timur, baru-baru ini melakukan studi banding untuk mempelajari pengelolaan tata pemerintahan dan inovasi-inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya, Pejabat Sementara Wali Kota Makassar, Andi Arwin Aziz, menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Pemkot Bontang. Ia memperkenalkan Makassar sebagai "Kota Makan Enak, Kota Dunia, dan Kota Festival," menunjukkan identitas kota yang kaya akan budaya dan kuliner.
Arwin mengarahkan tim dari Bontang agar aktif bertanya kepada perangkat daerah di Makassar mengenai berbagai hal yang ingin mereka pelajari. Hal ini dimaksudkan agar kunjungan tersebut dapat memberikan informasi yang berguna terkait tata kelola pemerintahan dan inovasi yang mungkin bisa diterapkan di Bontang.
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Makassar siap memberikan dukungan akses informasi dan fasilitas yang diperlukan selama kunjungan ini. "Kami akan memfasilitasi apa saja yang diperlukan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di Bontang," tegasnya.
Arwin juga menilai bahwa Bontang sangat tepat untuk belajar dari Kota Daeng, Makassar, yang dikenal memiliki pengelolaan pemerintahan yang sangat baik. Ia menambahkan bahwa Pemkot Makassar merupakan salah satu kota terbaik di Indonesia dalam hal tata kelola pemerintahan dan inovasi.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, juga mendapatkan pujian dari Arwin atas berbagai inovasi yang telah diterapkannya. "Kota ini dipimpin oleh tokoh yang penuh inovasi," ujar Arwin.
Ia berharap rombongan dari Bontang dapat berbagi pengalaman menarik selama mereka berada di Makassar, sehingga dapat menarik lebih banyak kunjungan ke kota ini. "Bayangkan jika rumah makan dan tempat kuliner di Makassar dipadati pengunjung, kami akan sangat bersyukur karena itu berarti pendapatan kami bertambah," tambahnya.
ANTARA
Pemkot Bontang Lakukan Studi Banding Tata Kelola ke Makassar
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







