YOGYAKARTA –
**Borneonews - Bantul**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul, yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta, telah berhasil menyelesaikan tahapan sortir dan perakitan kotak suara untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul yang akan dilaksanakan pada tahun 2024. Staf Keuangan Umum dan Logistik KPU Bantul, Poniman, mengungkapkan bahwa proses sortir dan rangkai kotak suara di gudang logistik telah selesai per hari ini, yaitu Jumat (27/9). Total kotak suara yang dirakit mencapai 1.521 unit. Jumlah tersebut lebih dari mencukupi kebutuhan untuk penyelenggaraan pemungutan suara dalam Pilkada 2024, di mana jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Bantul mencapai 1.487 TPS, dengan setiap TPS memerlukan satu kotak suara. Hal ini menunjukkan bahwa KPU Bantul telah menyiapkan logistik yang cukup untuk memastikan kelancaran pemilihan. Poniman menjelaskan bahwa seluruh proses sortir dan perakitan kotak suara berlangsung dalam waktu tiga hari. Selain kotak suara, KPU Bantul juga melakukan sortir untuk bilik suara di gudang logistik mereka. Sebanyak 10 orang pegawai dikerahkan setiap harinya untuk membantu dalam pekerjaan ini. Menurut informasi terbaru, hingga sore hari ini, sortir bilik suara telah mencapai 80 persen dari total 5.948 bilik yang telah diterima di gudang logistik KPU. Keduanya ditargetkan selesai pada hari yang sama, walaupun membutuhkan waktu lembur hingga malam. Proses sortir bilik suara juga dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah TPS di masing-masing kelurahan. “Hari ini kami menargetkan penyelesaian bilik suara, meskipun ada pekerjaan tambahan yang harus diselesaikan hingga malam. Sebagian besar bilik suara sudah disortir dan siap diikat. Tinggal melanjutkan pengelompokan berdasarkan wilayah kecamatan yang memiliki lebih banyak TPS,” ungkapnya. Sampai dengan Jumat, 27 September, selain kotak dan bilik suara, KPU Bantul juga telah menerima logistik lainnya, termasuk kabel ties untuk mengikat serta tinta untuk digunakan di TPS pada saat pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 November mendatang. Poniman menekankan bahwa untuk surat suara dan perlengkapan TPS lainnya, pihaknya masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai pengiriman. Semua persiapan ini diharapkan dapat menjamin kelancaran pelaksanaan pemilihan yang akan datang. ANTARA