JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Dokter spesialis ortopedi dan traumatologi yang merupakan lulusan Universitas Indonesia, Imamul Aziz Albar, mengungkapkan bahwa bagian tubuh ekstremitas bawah, yang mencakup panggul hingga kaki, memiliki kerentanan tinggi terhadap cedera serius akibat kecelakaan lalu lintas. Ia menyatakan, “Cedera yang sering terjadi biasanya menyangkut ekstremitas bawah, yaitu anggota tubuh bagian bawah seperti kaki kanan dan kiri serta panggul. Ini adalah bagian yang dominan terkena dampak dan angka kematian akibat cedera pada organ-organ ini cukup signifikan.” Penjelasan ini disampaikan saat sebuah diskusi daring yang berlangsung di Jakarta pada hari Jumat. Menurut Imamul, cedera dikategorikan sebagai cedera berat jika mengakibatkan kerusakan yang parah pada organ tubuh sehingga dapat berisiko mengancam nyawa korban. Ia juga menambahkan bahwa kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab utama cedera berat yang terjadi, diikuti oleh kecelakaan yang terjadi di tempat kerja, yang juga sering menjadi faktor penyebab cedera serius. Di samping itu, ia mengingatkan bahwa cedera berat tidak hanya terbatas pada bagian bawah tubuh. Cedera juga dapat terjadi pada bagian atas tubuh seperti lengan dan kepala, yang memiliki tingkat fatalitas yang sama berbahayanya. Imamul menekankan bahwa penanganan yang tepat terhadap korban kecelakaan sangat penting. Ia memperingatkan agar tidak sembarangan memindahkan korban yang tergeletak, guna mencegah risiko cedera lebih jauh yang dapat membahayakan nyawa korban. “Kita tidak bisa tahu pasti kondisi cedera korban, misalnya jika kita memindahkannya tanpa kehati-hatian, bisa jadi cedera itu ada di leher. Sebab leher berfungsi seperti gardu listrik, sehingga terkenal sangat berisiko,” ujarnya. Ketika menemui korban kecelakaan lalu lintas, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengamankan lokasi korban agar tidak terjaga oleh kendaraan lain yang melintas. Setelah itu, segera panggil bantuan medis dengan memanggil ambulans dan serahkan penanganan kepada petugas medis yang berkompeten. “Jadi, langkah awal minimal yang bisa kita lakukan adalah mengamankan lokasi kejadian dan memanggil orang-orang yang berkompeten untuk membantu proses pertolongan,” tambahnya. ANTARA