**Borneonews - Jakarta**, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan investigasi terkait dugaan aliran dana yang berkaitan dengan kasus korupsi pengadaan perangkat *x-ray* di Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian, yang diduga melibatkan mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Dalam penyelidikan ini, seorang pegawai negeri sipil dari Badan Karantina Indonesia, Fardianto Eko Saputro, telah diperiksa untuk memberikan keterangan. Pemeriksaan ini berfokus pada pembelian barang atau aset yang diduga berkaitan dengan SYL dan didanai melalui setoran Badan Karantina dari Kementerian Pertanian.
Penyidik KPK melaksanakan pemeriksaan terhadap Fardianto di Gedung Merah Putih KPK yang terletak di Jakarta Selatan pada Rabu, 25 September 2024. Meski demikian, hingga saat ini, KPK belum mengungkap rincian mengenai jenis dan nilai aset yang sedang diteliti.
Penyelidikan KPK mengenai dugaan tindak pidana korupsi ini dimulai pada 12 Agustus 2024, dengan fokus pada pengadaan *x-ray* statis, *mobile x-ray*, dan *x-ray* trailer atau kontainer untuk tahun anggaran 2021. Selain itu, KPK juga telah berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk melarang enam warga negara Indonesia, dengan inisial WH, IP, MB, SUD, CS, dan RF, bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Larangan ini dilakukan agar keenam orang tersebut dapat memberikan keterangan yang diperlukan dalam proses penyidikan.
Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika, menjelaskan bahwa larangan bepergian diberlakukan untuk memastikan para saksi tetap berada di Indonesia dan dapat memenuhi panggilan penyidik. Sejumlah saksi lain yang sudah diperiksa mencakup Kemal Redindo Syahrul Putra, anak dari SYL, serta Staf Khusus Menteri Pertanian, Joice Triatman.
Penyidik KPK mengidentifikasi potensi kerugian negara akibat tindak korupsi ini diperkirakan mencapai Rp82 miliar. Namun, informasi lebih lanjut mengenai jumlah perangkat *x-ray* yang terkait dengan dugaan korupsi ini belum bisa dirilis oleh Tessa. Ia menjelaskan bahwa informasi publik yang dapat dibagikan saat ini terbatas pada potensi kerugian negara.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan Syahrul Yasin Limpo dalam perkara ini, Tessa menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan, mengingat kejadian dugaan korupsi mencakup periode ketika SYL masih menjabat sebagai Menteri Pertanian. "Penyidik akan mendalami isu ini lebih lanjut," tutur Tessa.
ANTARA
Penyidik KPK Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan X-Ray Kementan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







