JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Politisi senior dari Partai Golkar dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Lodewijk F. Paulus memberikan pernyataan yang menarik tentang posisi partainya dalam dinamika pemilihan Wakil Ketua DPR RI untuk periode mendatang. Dia membandingkan keadaan ini dengan sebuah *wayang*, di mana kepemimpinan partai berperan sebagai 'dalang' yang menentukan gerakan dan peran setiap individu. "Kami ini seperti *wayang*, tergantung pada dalangnya, apakah kita akan dipasang di singgasana atau sekadar berfungsi sebagai penghibur. Kami hanya bisa menunggu apa keputusan yang akan diambil," ujar Lodewijk saat berbicara di Kompleks Parlemen di Senayan, Jakarta. Walaupun demikian, Lodewijk tidak mengesampingkan aspirasi untuk menduduki kursi pimpinan DPR RI, yang dia yakini merupakan keinginan yang wajar bagi setiap anggota yang terpilih. "Ketika seseorang menjadi anggota DPR dan berkantor sebagai wakil rakyat, tentu saja mereka memiliki keinginan untuk menjadi pimpinan. Itu merupakan hal yang alamiah," tambahnya. Dia menjelaskan bahwa saat ini, kader Partai Golkar yang menjadi anggota DPR RI belum menerima arahan terkait pemilihan pimpinan. "Kami belum berkumpul untuk membahas masalah ini. Semua harus sabar, karena proses pelantikan anggota DPR RI periode 2024-2049 masih akan datang. Bahkan, dalam pelantikan itu, ketua DPR belum ditentukan, melainkan hanya akan mencari anggota yang tertua dan termuda," ungkap Lodewijk. Sebelumnya, Ketua DPR RI saat ini, Puan Maharani, mengumumkan bahwa Rapat Paripurna DPR RI periode 2019-2024 akan diadakan pada Senin, 30 September. Puan menyampaikan informasi tersebut usai menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dan rapat Badan Musyawarah (Bamus) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. "Rapim-Bamus ini adalah yang terakhir, dan kami tengah mempersiapkan agenda untuk paripurna yang akan datang, yang merupakan paripurna terakhir kami," jelasnya. Dalam konteks Pemilu 2024, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih serta pengucapan sumpah akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2024. Sementara itu, pelantikan DPR RI dan DPD direncanakan lebih awal pada 1 Oktober 2024. ANTARA