**Borneonews - Pangkalpinang**, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkomitmen untuk mengembangkan inisiatif pelatihan kerja yang terintegrasi dengan kebutuhan industri. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi angka pengangguran yang menjadi perhatian di daerah tersebut.
Penjabat Gubernur Kepulauan Babel, Sugito, mengungkapkan bahwa pelatihan yang direncanakan akan disusun berdasarkan profil kebutuhan tenaga kerja yang ada. Dengan demikian, lulusan dari program pelatihan ini dapat segera diterima di pasar kerja, sesuai dengan harapan pemerintah.
Sugito menambahkan bahwa dalam upaya mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan di wilayah ini, ia telah mengunjungi kantor Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Selain itu, hal ini juga diharapkan dapat mendorong munculnya wirausaha baru yang memanfaatkan potensi lokal.
Dalam pertemuannya dengan kementerian, Sugito dan tim membahas berbagai langkah strategis yang dapat diterapkan untuk menurunkan tingkat pengangguran. Beberapa di antaranya termasuk pendidikan vokasi, program padat karya, serta penyelenggaraan *job fair* atau bursa kerja.
Setelah melakukan diskusi yang mendalam, disepakati bahwa pengembangan program pelatihan keterampilan harus diselaraskan dengan kebutuhan industri, baik di level lokal maupun nasional. Program ini juga akan memperhatikan kebutuhan pekerja migran Indonesia.
Sugito menekankan bahwa pihaknya akan menggandeng perusahaan dan mitra di Kepulauan Babel untuk merealisasikan pelatihan keterampilan yang terintegrasi ini. Ia berharap lulusan dari pelatihan tersebut dapat segera berkontribusi di pasar kerja.
Selanjutnya, Sugito juga menyatakan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat dalam menarik investasi di sektor-sektor terkait. Selain itu, pemerintah akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya diversifikasi pekerjaan dan pengembangan keterampilan baru. Hal ini dirasa penting untuk menyiapkan masyarakat menghadapi tantangan yang terus berkembang di dunia kerja serta menyokong lahirnya wirausaha baru berdasarkan potensi lokal yang tersedia.
ANTARA
Pemerintah Babel Kembangkan Pelatihan Kerja Terintegrasi untuk Kurangi Pengangguran
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Komentar (0)
Memuat komentar…







