**Borneonews - Sorong**, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Muhammad Musa'ad, baru-baru ini melantik Anhar Akib Kadar, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pemerintahan Setda PBD, sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Raja Ampat. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 100.2.1.3-3828 Tahun 2024.
Dalam pernyataannya di Sorong, Jumat, Musa'ad menjelaskan bahwa penunjukan penjabat sementara ini merupakan langkah penting untuk memastikan kelangsungan roda pemerintahan di Raja Ampat, mengingat adanya kekosongan jabatan bupati.
Di tengah situasi ini, Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, telah mengajukan izin cuti untuk mengikuti kontestasi pencalonan gubernur Papua Barat Daya pada 27 November 2024. Musa'ad juga menekankan tanggung jawab tambahan yang diemban oleh Pjs Bupati, yaitu menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah tersebut.
Musa'ad menegaskan bahwa ASN diperbolehkan untuk mengikuti kampanye, tetapi mereka harus bersikap pasif dan tidak terlibat secara aktif. "Sangat penting bagi ASN untuk tidak menggunakan media sosial untuk berkampanye, mengingat ada sanksi tegas bagi mereka yang terlibat dalam politik praktis," ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap agar Pjs Bupati Raja Ampat dapat menjaga komunikasi dan koordinasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat untuk memastikan keamanan dan ketertiban di daerah tersebut. Musa'ad mengingatkan, kepada Bupati yang telah mengambil cuti, agar tidak memanfaatkan fasilitas negara selama masa kampanye Pilkada.
Sebelumnya, pelantikan Anhar Akib Kadar sebagai Pjs Bupati Raja Ampat telah dilakukan oleh Musa'ad pada 24 September 2024 di Kota Sorong. Pelantikan ini merupakan bagian dari proses untuk memastikan stabilitas pemerintahan di daerah yang kaya akan keindahan alam dan sumber daya ini.
ANTARA
Anhar Akib Kadar Dilantik sebagai Pjs Bupati Raja Ampat
Bagikan:

MANOKWARI –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Indeks Kualitas Udara Palangka Raya Capai 1.506, Masuk Kategori Berbahaya
Penyelundupan 65 Cartridge Diduga Etomidate di Rutan Salemba Digagalkan
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
Komentar (0)
Memuat komentar…







