PALU –
**Borneonews - Palu**, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, memberikan dukungan terhadap proposal pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka yang pertama di Sulawesi Tengah. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik yang ada. Supratman mengungkapkan bahwa usulan tersebut merupakan langkah yang sangat baik. Hal ini dinilai penting untuk memperkuat layanan yang disediakan di wilayah tersebut. Dalam pernyataannya yang diterima di Palu, ia menambahkan bahwa pihaknya berencana melakukan analisis mendalam terkait usulan ini, bekerjasama dengan mitra terkait, termasuk pemerintah daerah. Tidak hanya sebatas Lapas Terbuka, tetapi juga terdapat rencana pembangunan Kantor Imigrasi di Kabupaten Morowali. Supratman menjelaskan bahwa pembahasan mengenai proyek ini akan melibatkan Kementerian dan lembaga terkait lainnya. Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar, menjelaskan bahwa pembentukan Lapas Terbuka di Kota Palu merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan program pemasyarakatan yang ada, serta untuk mengatasi masalah kelebihan kapasitas yang sering terjadi di Lapas. Hermansyah menegaskan bahwa pembangunan Lapas Terbuka, yang berlokasi di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi milik Lapas Palu, merupakan suatu inovasi dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa konsep Lapas Terbuka ini akan fokus pada reintegrasi sosial bagi narapidana, dengan harapan mampu memberikan dampak positif seperti peningkatan kesempatan kerja dan penurunan angka residivisme. Lebih lanjut, Hermansyah juga menyoroti pentingnya pembangunan Kantor Imigrasi di Morowali yang merupakan kawasan industri. Keberadaan kantor ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat, termasuk warga negara asing dan para investor dalam mengurus berbagai proses keimigrasian mereka. Sebagai tambahan, ia menginformaskan bahwa pemerintah daerah lokal sudah memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini, yang sangat diharapkan mengingat banyaknya perusahaan besar yang beroperasi di daerah tersebut. Hermansyah berharap dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, baik Lapas Terbuka maupun Kantor Imigrasi dapat segera terwujud dan memberikan manfaat bagi masyarakat di Sulawesi Tengah. ANTARA