BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah menggelar kegiatan edukasi keuangan bagi mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Palangka Raya. Acara yang berlangsung di Aula Hapakat Kantor OJK ini dihadiri oleh 33 mahasiswa dan satu dosen pendamping. Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, yang diwakili oleh Mochamad Fajar Purnama, turut hadir dalam kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Dosen Pendamping Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah IAIN Palangka Raya, Hilmi Satria Himawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan.
"Kegiatan ini mendukung penilaian akreditasi akuntansi syariah, terutama dalam bidang kerjasama antar instansi pendidikan," ujar Hilmi dalam rilis OJK Kalteng pada Jumat, 27 September 2024.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada OJK yang telah memfasilitasi kegiatan ini.
“Kami berharap mahasiswa Akuntansi Syariah dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Hilmi.
Sementara itu Kepala Bagian Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis, Mochamad Fajar Purnama menyampaikan bahwa OJK memiliki peran penting dalam mengatur, mengawasi, dan melindungi sektor jasa keuangan serta masyarakat.
"Literasi keuangan yang baik diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola keuangan dengan bijak dan menghindari produk keuangan ilegal," kata Fajar.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh staf Edukasi Keuangan, Noor Bima Haru Kurniawan. Materi yang disampaikan meliputi tugas dan fungsi OJK, tips pengelolaan keuangan, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal seperti pinjaman online ilegal, investasi ilegal, dan judi online.
Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya literasi keuangan dan cara menghindari kejahatan keuangan digital.
Dengan adanya kegiatan ini, OJK Provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat terus meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas, sehingga mereka dapat lebih bijak dalam mengelola keuangan dan terhindar dari jeratan keuangan ilegal. (TESTI PRISCILLA/j)









