BORNEONEWS, Sampit - Pembangunan infrastruktur dirasakan hingga pelosok daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada masa kepemimpinan Halikinnor-lrawati.
Capain tersebut menjadi perhatian, salah satunya dari Politisi Partai Perindo, Hendra Sia. Ia mengapresiasi pembangunan infrastruktur selama masa pemerintahan Halikinnor-lrawati, meskipun dihadapkan dengan tantangan pandemi COVID-19 yang berdampak pada penurunan APBD.
"Menurut saya, kinerja Halikinnor sangat baik. Meskipun APBD menurun selama pandemi, banyak infrastruktur yang berhasil dibangun, baik di dalam kota maupun di pelosok," kata Hendra, Jumat, 27 September 2024.
Hendra yang juga anggota DPRD Kotim ini berharap, jika Halikinnor kembali terpilih untuk periode kedua agar dapat melanjutkan pembangunan yang belum selesai. Apalagi mulai tahun depan anggaran pemerintah daerah sudah kembali sehat pasca-COVID-19 dan setelah melunasi hutang pemerintaham sebelumnya.
Selama masa pemerintahan Halikinnor-Irawati, tercatat total 402 ruas jalan telah dibangun dengan panjang mencapai 184.547 meter atau sekitar 184,6 kilometer. Selain itu, pembangunan 290 gang dengan total panjang 28.279 meter atau sekitar 28,3 kilometer juga telah terealisasi. Tidak hanya jalan, lima jembatan baja dengan bentang rata-rata 30 meter telah selesai dibangun.
Pada tahun anggaran 2020, terbangun 23 ruas jalan sepanjang 32.946 meter dan dua jembatan rangka baja dengan bentang 30 meter. Kemudian tahun anggaran 2021, terbangun 110 ruas jalan sepanjang 30.000 meter, 107 gang sepanjang 9.420 meter, serta dua jembatan rangka baja dengan bentang 30 meter.
Pemvangunan berlanjut pada tahun anggaran 2022, Terbangun 155 ruas jalan sepanjang 76.000 meter dan 75 gang sepanjang 65.200 meter. Kemudian tahun anggaran 2023 terbangun 114 ruas jalan sepanjang 45.600 meter, 66 gang sepanjang 8.459 meter, serta satu jembatan rangka baja dengan bentang 35 meter.
Pemerintah daerah juga telah merencanakan pembangunan lanjutan pada tahun 2024, dengan rekonstruksi 178 ruas jalan sepanjang 38.600 meter serta rekonstruksi 42 gang sepanjang 4.200 meter.
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Kotim, terutama di daerah-daerah pelosok yang sebelumnya sulit dijangkau.
"Saya yakin, jika Halikinnor kembali menjabat, lebih banyak infrastruktur akan terbangun," ujar Hendra Sia. (DEWI PATMALASARI/j)









