**Borneonews - Jakarta**, Berita mengenai berbagai aspek kehidupan sosial di Indonesia terus bermunculan. Pada hari Jumat, tanggal 27 September, sejumlah peristiwa menarik terjadi, antara lain pencarian korban longsor di Solok serta adanya peningkatan dalam jumlah wirausaha melalui Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang diperuntukkan bagi para pencari kerja.
Salah satu peristiwa yang menonjol adalah tindakan Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) yang mengirimkan dua tim SAR guna menelusuri lokasi longsor di kawasan pertambangan rakyat di Kecamatan Hiliran Gumanti, Solok, Sumatera Barat. Tim SAR yang disiagakan terdiri dari 11 personel yang berasal dari Kantor SAR Padang dan Unit Siaga SAR Solok Selatan.
Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Edy Prakoso, mengungkapkan bahwa mereka sedang dalam proses pencarian para korban yang dilaporkan tertimbun akibat longsor. Operasi pencarian diharapkan dapat segera memberikan hasil yang positif dalam menemukan korban yang hilang.
Di sisi lain, grup musik *Kiai Kanjeng* dari Yogyakarta telah menyajikan sebuah pertunjukan berjudul *Komposisi Jalan Sunyi* dalam rangkaian Festival Lima Gunung XXIII/2024. Acara tersebut diadakan di Dusun Keron, Desa Krogowanan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada malam hari antara tanggal 26 dan 27 September. Dalam penampilannya, grup ini memadukan lagu-lagu religi dan puisi, serta merenungkan berbagai isu sosial, budaya, dan kemanusiaan melalui musik kontemporer yang mengusung tema keislaman.
Selain itu, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyampaikan pernyataan terkait potensi peningkatan risiko tuberkulosis pada anak-anak yang mengalami stunting. Menurut Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, Nopian Andusti, stunting dapat memengaruhi daya tahan tubuh anak, sehingga meningkatkan kemungkinan terpapar TBC. Dia menekankan pentingnya asupan gizi yang memadai agar anak dapat tumbuh dengan sehat dan kuat.
Kementerian Agama juga mengeluarkan pernyataan tegas mengenai tindakan asusila yang melibatkan seorang guru madrasah di Gorontalo. Mereka memastikan akan memberikan sanksi yang berat kepada pelaku sesuai dengan aturan yang berlaku, menekankan bahwa sebagai pendidik, seharusnya guru melindungi serta menjaga integritas peserta didik.
Selanjutnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengapresiasi kenaikan jumlah wirausaha yang terlahir dari Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula dan TKM Lanjutan. Menurutnya, pertumbuhan ini berpotensi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan membantu masyarakat dalam mencapai kemandirian ekonomi. Dengan adanya program ini, diharapkan lebih banyak individu dapat menjadi wirausahawan yang mampu bersaing di pasar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian.
Serangkaian peristiwa ini menunjukkan dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang dan tantangan yang harus dihadapi masyarakat dalam berbagai aspek.
ANTARA
Berbagai Peristiwa Penting di Indonesia, dari Longsor hingga Wirausaha
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kemenhub: Seluruh Penumpang dan Awak Pesawat Asian One Selamat
Bobon Santoso Hubungi Seskab Teddy, Bantuan Presiden untuk Korban Asap Karhutla Palangka Raya Disiapkan
Terekam CCTV Membobol Warung di Kuala Kapuas, Barang Curian Dikembalikan
Kebakaran Rumah di Desa Kujan Berhasil Dipadamkan
OJK Edukasi 400 Peserta soal Investasi hingga Kejahatan Keuangan Digital
Boccia Rebut Emas ke-15 Bagi Kontingen Indonesia
Komentar (0)
Memuat komentar…







