BORNEONEWS, Tamiang Layang - Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur dari Partai Solidaritas Indonesia atau PSI, Kariato, meminta pemerintah daerah agar melaksanakan pembangunan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan.
Pernyataan tersebut ditegaskan melalui media, usai mengikuti rapat bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau TAPD di ruang rapat paripurna DPRD Barito Timur, Jumat, 27 September 2024.
"Pada kesempatan ini saya tidak berbicara banyak hal tentang anggaran, hanya saya sebagai wakil rakyat, saya memegang amanah dari rakyat, saya ditunjuk sebagai anggota dewan, mengingatkan bahwa pembangunan di Barito Timur ini bukan berdasarkan keinginan para pimpinan eksekutif," ujar Kariato.
Dia mengungkapkan, pada rapat tersebut DPRD bersama TAPD membahas Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2025.
"Besar anggaran kita yang disampaikan oleh TAPD yaitu Rp1,3 triliun, nah saya ingin anggaran itu digunakan sesuai kebutuhan dan skala prioritas. Skala prioritas kita saat ini sesuai dengan RPJMD 2029-2045 yaitu kebutuhan dasar dulu infrastruktur jalan dan jembatan," papar Kariato.
--page
Dia menuturkan, di Barito Timur, banyak jalan dan jembatan yang rusak, namun pemerintah daerah justru mengerjakan yang lain.
"Contohnya di daerah pemilihan saya seperti di Kecamatan Awang dan Kecamatan Paju Epat ada beberapa jembatan yang rusak. Kemudian juga jalan menuju Hayaping yang lebarnya cuma 2 meter lebih seperti jalan gang. Banyak korban sudah di situ karena jalan yang sempit. Kalau mobil berpapasan di jalan itu, salah satu harus ada yang turun dari jalan, ini yang perlu saya sampaikan," ujarnya.
Kariato mengatakan, jembatan Hayaping yang terbuat dari kayu dan sudah berusia 40 tahun setiap tahun hanya direhab menggunakan dana unit perawatan rutin dari dinas PUPR.
"Tapi hasil rehab itu paling lama dua minggu setelah itu rusak lagi. Karena itu saya mau minta pemerintah daerah untuk memprioritaskan ruas jalan dan jembatan di Hayaping. Selain itu jembatan itu juga beberapa jembatan di Murutuwu dan Balawa," tandasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)









