**Borneonews - Manado**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) menyelenggarakan sosialisasi mengenai tahapan pemilihan kepala daerah atau *Pilkada* 2024 di Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang lebih mendalam kepada perempuan, khususnya sebagai pemilih, di area ini.
Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan, mengungkapkan bahwa jumlah pemilih perempuan di wilayah tersebut mencapai 970.187 orang, sedangkan pemilih laki-laki sebanyak 987.091 orang. Dengan demikian, total pemilih yang terdaftar di Sulut mencapai 1.957.278 orang. Dalam acara bertajuk "Perempuan Memilih" yang berlangsung di Manado pada hari Jumat, Kenly menyatakan harapannya agar sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan *Pilkada* tahun ini, khususnya bagi pemilih pemula dan jurnalis perempuan.
Kenly menekankan pentingnya peran jurnalis dalam demokrasi, menyebut mereka sebagai pilar keempat yang sangat vital. Ia berharap jurnalis dapat membantu menyebarluaskan informasi mengenai semua tahapan *Pilkada* sampai ke pelosok desa. Sinergi antara KPU dan media dianggap sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan *Pilkada* di Sulut.
Dalam konteks ini, Kenly berharap bahwa tahap kampanye dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pasangan calon (paslon) untuk mengedukasi masyarakat mengenai visi dan misi mereka yang akan diimplementasikan jika terpilih sebagai kepala daerah.
Sekretaris KPU Sulut, Meidy Malonda, juga menyampaikan bahwa saat ini tahapan kampanye sedang berlangsung. Ia mengharapkan sosialisasi yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dan efektif. Meidy menekankan bahwa pesta demokrasi harus dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk di daerah yang terisolasi, guna memastikan partisipasi maksimal dalam pemilihan suara pada tanggal 27 November 2024.
Susan Palilingan selaku Ketua FJPI Sulut berbagi pandangan mengenai tanggung jawab perempuan dalam menggunakan media sosial dengan bijak. Di tahun politik seperti sekarang, ia mengingatkan agar semua pihak lebih kritis dalam memeriksa kebenaran informasi yang beredar di platform sosial. Susan menekankan bahwa saat ini banyak pihak yang mencari kesalahan dari paslon lain dan potensi penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan konflik dalam masyarakat.
Ia menambahkan, sebagai jurnalis perempuan, mereka memiliki peran penting untuk terus mengedukasi khalayak dengan menyebarluaskan berita-berita yang positif dan konstruktif demi menciptakan pelaksanaan *Pilkada* di Sulut yang berkualitas.
ANTARA
Sosialisasi Pilkada 2024, Perempuan Berperan dalam Demokrasi
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







