BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang ke-65, Pemerintah Kabupaten Kobar menggelar Lomba Perahu Hias di Sungai Arut, Pangkalan Bun, Sabtu, 28 September 2024.
Acara ini merupakan bagian dari upaya melestarikan tradisi seni sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata lokal.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan rute yang dimulai dari Dermaga Pelindo hingga Markas Satuan Polisi Perairan Polres Kobar.
Area ini juga berdekatan dengan Kawasan Pecinan yang merupakan bagian dari Arut River Side, menambah keindahan visual pada acara tersebut.
Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kotawaringin Barat, Edie Faganti, menyampaikan bahwa Lomba Perahu Hias ini adalah bentuk dukungan nyata Pemkab Kobar terhadap pelestarian tradisi dan pengembangan ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini adalah bukti komitmen pemerintah dalam menjaga dan mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kotawaringin Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Edie menambahkan bahwa acara ini juga merupakan upaya untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kobar kepada masyarakat luas, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
--page
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk turut melestarikan nilai-nilai seni dan tradisi daerah," tambahnya.
Tak hanya itu, Lomba Perahu Hias juga diharapkan dapat memperkuat identitas budaya masyarakat Kobar dan memberikan stimulus bagi peningkatan ekonomi lokal.
"Ini adalah wadah yang baik untuk menggerakkan kembali sektor UMKM, yang menjadi salah satu pilar penggerak ekonomi masyarakat," jelas Edie.
Selain Lomba Perahu Hias, terdapat berbagai acara pendukung yang turut memeriahkan peringatan Hari Jadi Kobar ke-65. Di antaranya senam bersama yang didukung oleh STI Pangkalan Bun, pertunjukan linedance dari Komunitas Dansa Pangkalan Bun, dan atraksi jetski yang dipersembahkan oleh Komunitas Jetski Pangkalan Bun.
"Atraksi jetski ini diharapkan menjadi embrio bagi pengembangan wisata minat khusus, khususnya olahraga air di Kobar," kata Edie.
Acara tersebut juga dimeriahkan oleh berbagai stand kuliner khas daerah yang diharapkan bisa mempromosikan kekayaan kuliner lokal kepada para wisatawan.
--page
"Selain untuk mempromosikan seni dan budaya, acara ini juga kami manfaatkan untuk memajukan sektor kuliner lokal," ujar Edie.
Untuk semakin menarik minat masyarakat, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik bagi penonton dan pelapak yang berpartisipasi.
"Ada kaos, mug, payung, hingga bibit ayam pedaging yang kami siapkan sebagai doorprize," ungkapnya.
Melalui acara ini, Pemkab Kobar mendukung Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) dan Bangga Buatan Indonesia (BBI), yang bertujuan untuk mendatangkan 14,4 juta wisatawan mancanegara serta menggerakkan 1,5 miliar wisatawan nusantara pada tahun 2024. (DANANG/Y)









