JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, baru-baru ini menerima penyematan Brevet Hiu Kencana yang menandai pengangkatannya sebagai warga kehormatan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL). Acara penting ini berlangsung di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat (RJW-992) dan disematkan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Penyematan Brevet Hiu Kencana merupakan simbol penghormatan yang tinggi yang diberikan oleh TNI AL, khususnya kepada Satuan Kapal Selam. Brevet ini hanya diberikan kepada individu yang dianggap telah memberikan kontribusi signifikan kepada TNI AL, baik itu tokoh masyarakat, warga sipil, maupun prajurit di dalam jajaran TNI. Tindakan ini mencerminkan rasa terima kasih terhadap dedikasi dan pengorbanan mereka. Dalam acara yang sama, juga diberikan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha kepada Komandan Kesatuan Kapal Selam Koarmada II. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas jasa kesatuan tersebut dalam menjalankan operasi militer serta kontribusinya dalam pembangunan pertahanan negara dan bangsa. Selanjutnya, acara diakhiri dengan menyanyikan lagu *Indonesia Raya*, diikuti dengan acara hening cipta sebagai penghormatan. Presiden Joko Widodo, bersama dengan menteri-menteri serta pejabat TNI yang hadir, melanjutkan dengan sesi foto bersama yang menjadi momen spesial dalam kegiatan tersebut. Setelah acara formal, Presiden dan para pejabat berkesempatan untuk berlayar menggunakan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat. Dalam suasana akrab, terdapat sesi ramah-tamah serta dialog antara Presiden dan keluarga prajurit KRI Nanggala 402, yang turut memperkuat hubungan antara pimpinan negara dan prajurit serta keluarganya. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat mendorong semangat kebangsaan dan meningkatkan rasa saling menghargai antara TNI dan masyarakat, serta memperkuat komitmen dalam menjaga kedaulatan bangsa. ANTARA