**Borneonews - Jakarta**, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa laporan yang diajukan oleh Forum Mahasiswa Peduli Hukum kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK tentang Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, akan ditindaklanjuti dengan serius.
Laporan tersebut berhubungan dengan penanganan kasus penerimaan gratifikasi yang melibatkan mantan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, mengungkapkan bahwa setiap laporan yang diterima KPK akan melalui proses verifikasi, penelaahan, dan pengumpulan informasi. Proses ini bertujuan untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah cukup bukti untuk melanjutkan ke tahap penyelidikan, atau jika diperlukan dokumen tambahan dari pelapor.
Tessa juga menambahkan bahwa saat ini ia tidak memiliki rincian terkait status laporan tersebut. Sebagai perlindungan bagi pelapor, semua data laporan yang diterima KPK bersifat rahasia. "Saya tidak memiliki akses informasi ke setiap pelaporan yang masuk, karena bersifat rahasia," jelasnya.
Forum Mahasiswa Peduli Hukum melaporkan Alex berdasarkan pertemuan yang terjadi antara dirinya dengan Eko, di mana pertemuan tersebut menjadi viral di media sosial terkait pamer harta. Ketua Forum Mahasiswa Peduli Hukum, Raja Oloan Rambe, menyatakan bahwa seharusnya tidak ada komunikasi, baik langsung maupun tidak langsung, antara Alexander Marwata dan Eko Darmanto. Ia menekankan pentingnya untuk mengantisipasi pertemuan dengan pihak-pihak yang diduga terlibat kasus di KPK.
Raja menilai komunikasi antara Alex dan Eko bertentangan dengan pasal tertentu dalam Peraturan Dewas KPK nomor 3 Tahun 2021. Ia juga berharap Dewas KPK dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut dan memanggil Alex untuk memberikan klarifikasi mengenai pertemuannya dengan Eko Darmanto. "Kami meminta Dewas KPK segera memroses dan mengadili saudara Alexander Marwata sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutup Raja.
ANTARA
KPK Janji Tindaklanjuti Laporan Terhadap Alexander Marwata
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Jet Tempur AS Cegat Pesawat umum Dekat Kediaman Trump di Florida
Peneliti Jepang Temukan Tutup Botol Bawa Ekosistem Laut Filipina
Wembanyama Bawa Spurs Kalahkan Mavericks 122-106
Imam Besar: Serangan Berulang ke Mekkah Bongkar Niat Kriminal Houthi
Kemenpar-BPOLBF Gandeng Agen Wisata Tiongkok Perluas Pasar Labuan Bajo
Mendagri Prancis: Ribuan Orang Ditahan saat Demonstrasi Lanjutan
Komentar (0)
Memuat komentar…







