JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Amzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa ada tiga kriteria yang harus dipenuhi oleh calon menteri yang akan bergabung dalam kabinet pemerintahan yang diketuai oleh Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka. Dahnil menjelaskan bahwa Prabowo memberikan kesempatan kepada semua pihak yang ingin berkontribusi dalam pemerintahan, asalkan mereka mampu memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Hal ini disampaikan oleh Dahnil selepas acara Deklarasi Ormas dan Pengukuhan Pengurus Besar Matahari Pagi Indonesia di Jakarta. Kriteria pertama yang ditekankan adalah integritas. Dahnil menyatakan bahwa komitmen Prabowo untuk memberantas korupsi menjadikan integritas sebagai hal yang mutlak diperlukan bagi setiap calon menteri. Selain itu, penting bagi mereka untuk memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas yang akan diemban. Menurut Dahnil, sejak awal Prabowo telah menekankan pentingnya membentuk kabinet *zaken*, yaitu kabinet yang terdiri dari menteri-menteri yang fokus pada tugas-tugas tertentu dalam pemerintahan. Oleh karena itu, kompetensi menjadi salah satu syarat krusial untuk calon menteri. Kriteria ketiga adalah loyalitas. Dahnil menambahkan bahwa loyalitas menjadi faktor penting karena Prabowo ingin memastikan bahwa dia sebagai pemimpin koalisi pemerintahan dapat mengandalkan menterinya untuk mengikuti semua agenda pembangunan yang telah dirancang. Dahnil juga menginformasikan bahwa hingga saat ini, Prabowo telah mengantongi beberapa nama yang berpotensi menjadi menteri dalam kabinetnya. Namun, pemilihan tersebut masih dalam tahap pertimbangan. Prabowo sedang mengevaluasi semua nama yang diusulkan, baik dari partai politik maupun dari kelompok lain seperti organisasi kemasyarakatan, kelompok profesi, dan sebagainya. Dari kalangan partai politik, Dahnil menyebutkan bahwa Prabowo akan memberikan prioritas kepada nama-nama yang diusulkan oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM). Sementara itu, usulan dari kelompok masyarakat akan dipertimbangkan lebih lanjut berdasarkan pertimbangan dari berbagai elemen, termasuk ormas serta asosiasi para buruh tani dan nelayan. Terkait dengan jumlah kementerian dalam kabinet Prabowo yang saat ini terdengar sebanyak 44, Dahnil menjelaskan bahwa angka tersebut belum bisa dipastikan. Proses pembentukan kabinet masih berlangsung, tetapi bisa dipastikan jumlah kementerian akan meningkat dari 34 yang ada saat ini. Lebih lanjut, Dahnil menyebutkan bahwa struktur kementerian kemungkinan besar akan mengalami perubahan. Beberapa kementerian akan dipecah, ada yang digabung dan bertransformasi menjadi badan, serta lainnya. Proses ini bertujuan untuk menciptakan struktur yang lebih efisien dan efektif dalam menjalankan pemerintahan di masa mendatang. ANTARA