BANDUNG –
**Borneonews - Cianjur,** Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur yang terletak di Jawa Barat, saat ini tengah mengintensifkan promosi untuk destinasi wisata pantai selatan. Usaha ini dilakukan dengan harapan dapat menarik lebih banyak wisatawan, terutama seiring dengan selesainya berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang mendukung akses ke lokasi wisata tersebut. Pelaksana Harian (Plh) Bupati Cianjur, Tb Mulyana Syachrudin, mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan ke Cianjur mencapai sekitar 2 juta orang pada tahun 2024. Angka tersebut termasuk di dalamnya wisatawan mancanegara. Untuk mencapai target ini, Pemkab Cianjur telah menyusun kalender kegiatan tahunan yang dirancang untuk menarik minat pengunjung. Lebih lanjut, Tb Mulyana menjelaskan, fasilitas serta infrastruktur penunjang, terutama jalan menuju berbagai pantai yang menjadi daya tarik utama di wilayah selatan, kini sudah rampung dibangun. Dengan adanya akses yang lebih baik, wisatawan diharapkan akan semakin mudah untuk mengunjungi destinasi-destinasi wisata tersebut. Setelah selesainya pembangunan jalan sepanjang 772 kilometer yang menghubungkan antar-kecamatan dan kabupaten di selatan Cianjur, daerah ini menawarkan berbagai pilihan bagi wisatawan dari kabupaten dan kota sekitar untuk menikmati suasana alam dan keindahan pantai. "Pantai selatan Cianjur, yang membentang sejauh 75 kilometer, ditargetkan menjadi pilihan utama bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain itu, hal ini juga membuka peluang besar bagi para investor untuk berpartisipasi," tambahnya. Dalam upaya untuk memperkenalkan lebih luas destinasi wisata Cianjur, Pemkab gencar melakukan promosi melalui berbagai media, termasuk media cetak, elektronik, hingga platform media sosial. Terlebih, mereka menggandeng berbagai influencer yang memiliki jutaan pengikut, untuk memastikan bahwa pesona wisata Cianjur dapat lebih dikenal oleh publik. Tb Mulyana juga menekankan pentingnya kerjasama dengan dinas terkait dalam mempromosikan berbagai tempat wisata yang ada di Cianjur. Hal ini meliputi kampung adat, pantai selatan, wisata alam, air terjun, hingga objek wisata buatan yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan daerah lainnya. Untuk memperlancar akses wisatawan ke destinasi-destinasi wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Cianjur berinisiatif menambah papan petunjuk arah. Hal ini bertujuan agar pengunjung dapat lebih mudah menemukan lokasi-lokasi wisata yang ingin mereka kunjungi. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Cianjur, Asep Suparman, menjelaskan bahwa mereka sedang melakukan beberapa perbaikan, termasuk pemasangan papan petunjuk ke destinasi wisata andalan, baik di jalur utama Puncak-Cianjur maupun di jalur selatan yang memiliki banyak pilihan tempat wisata. "Selain papan petunjuk, kami juga menyediakan kode batang yang dapat diunduh oleh wisatawan. Kode ini terpasang di beberapa ruas jalan sebelum memasuki objek wisata supaya memudahkan pengunjung dalam menentukan destinasi yang akan dikunjungi," tutupnya. ANTARA