PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Penanganan stunting menjadi salah satu fokus utama program pemerintah Kabupaten Pulang Pisau. Berbagai upaya dilakukan untuk menekan angka stunting terutama di desa - desa yang menjadi Lokus stunting. 

Salah satunya Desa Hanjak maju, Kecamatan Kahayan Hilir, dari data terbaru ada 31 anak yang masuk dalam daftar stunting. Hal ini menjadi pertanyaan Kepala Desa Hanjak Maju, Supiani dan Badan Permusyawaratan Desa karena data stunting di Desa Hanjak Maju selalu bertambah dan tidak ada kesingkronan data. 

Ketua Badan Permusyawaratan Desa Hanjak Maju Karluyin menyampaikan, perlu duduk bersama membahas dengan detail data stunting yang terus bertambah karena merasa gagal dalam menangani stunting. 

"Adanya ketidaksingkronan data desa, kecamatan dan data lainnya membuat bingung, karena data terakhir ada 31 anak yang stunting dari sebelumnya 27 anak, itu artinya Kami merasa gagal dalam penanganan stunting " Kata Karluyin, Sabtu 28 September 2024.

Karluyin juga menjelaskan, Desa Hanjak Maju sudah maksimal dalam penanganan stunting, seperti memberikan Nutrisi bagi anak -anak yang terdata stunting, memberikan pemahaman dan penyuluhan bagi orang tua yang memiliki anak balita.

Karluyin juga mengatakan, akan menyurati desa dan melakukan rapat bersama, untuk membangun strategi bersama, dalam menekan stunting dan memperjelas data stunting yang terus bertambah.(RETHA/H)