JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang terpilih melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2024, Anindya Bakrie, menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan Ketua Umum Kadin periode 2021-2026, Arsjad Rasjid. Kedua pemimpin ini berfokus pada pentingnya menjaga kesatuan dan solidaritas di dalam organisasi pengusaha tersebut. Setelah menyelesaikan partisipasinya dalam Dialog Kebangsaan IKA Unpad yang berlangsung di Jakarta, Anindya menekankan bahwa kemandirian dan kekompakan adalah hal yang sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan datang. Ia menyampaikan, “Kadin harus kompak, solid, dan harmonis dalam menjawab segala tantangan yang dihadapi bangsa ini ke depan.” Sebagai Ketua Umum hasil Munaslub, Anindya menganggap penting untuk mengakomodasi semua masukan dari anggota Kadin. Ia juga menunjukkan sikap terbuka mengenai kemungkinan Arsjad Rasjid untuk mendampinginya dalam kapasitas sebagai Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia. “Setelah saya mendapatkan amanat pada 14 September sebagai Ketua Umum, saya sangat terbuka jika Pak Arsjad bersedia mendampingi saya di Dewan Pertimbangan,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa hasil dari munaslub itu adalah keputusan yang muktamad. Ia menyoroti bahwa forum tersebut merupakan tingkat tertinggi dalam suatu organisasi, yang dihadiri oleh anggota dari berbagai provinsi serta anggota luar biasa (ALB). “Keputusan ini bukan hanya kemauan individu, tetapi merupakan suara dari para pemangku kepentingan. Forum munaslub telah dihadiri oleh wakil-wakil pemerintah dan wakil rakyat, dengan pendapat resmi. Jadi, penting untuk memahami bahwa ini adalah hasil dari amanat yang diberikan,” katanya. Lebih lanjut, Anindya membahas pertemuannya dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, serta Arsjad Rasjid pada hari Jumat, 27 September. Pertemuan tersebut adalah bagian dari usaha Anindya untuk berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan. “Saya melakukan kunjungan ke berbagai menteri, termasuk Kementerian Investasi, Perdagangan, Perindustrian, hingga ATR/BPN. Pertemuan dengan Menteri ESDM ini juga merupakan kelanjutan dari upaya saya untuk membangun komunikasi,” imbuhnya. Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah mempertemukan dua tokoh penting dalam dunia usaha ini. Dalam video yang diterima, terlihat Bahlil merangkul keduanya dan menyatakan bahwa mereka telah saling memaafkan. Bahlil mengatakan, “Ini sahabat saya Pak Arsjad dan Pak Anin, dan kedua-duanya telah menyadari pentingnya menjalankan organisasi dengan baik. Mereka telah bertemu dan saling memaafkan. Kami semua berharap Kadin ke depan akan menjadi lebih baik, dan kami siap menjalankan amanah tersebut.” ANTARA