MAKASSAR –
**Borneonews - Makassar**, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan di Sulawesi Selatan melaporkan bahwa realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari badan layanan umum (BLU) untuk bulan Agustus 2024 mencapai angka yang signifikan, yaitu Rp1,48 triliun. Hingga bulan Agustus 2024, capaian PNBP dari BLU telah mencapai Rp1,48 triliun, yang mewakili sekitar 80 persen dari total target yang ditetapkan sebesar Rp1,8 triliun. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil DJPb Kemenkeu Sulsel, Supendi, dalam konferensi pers yang diadakan di Makassar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya, pencapaian pada tahun ini menunjukkan kemajuan yang cukup baik, yakni mengalami peningkatan sekitar 22,22 persen dari Rp1,1 triliun. Angka ini menandakan tren positif dalam realisasi penerimaan sektor ini. Dari sisi kontribusi berdasarkan sektor, terdapat beberapa catatan penting. Penerimaan dari jasa pelayanan rumah sakit tercatat sebesar Rp792,70 miliar, yang setara dengan 76,15 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,04 triliun. Penerimaan dari sektor jasa pendidikan juga memberikan kontribusi yang signifikan, yaitu sebesar Rp686,47 miliar, yang mencapai 86,17 persen dari target Rp797,42 miliar. Selain itu, pendapatan dari BLU lainnya mencapai Rp9,8 miliar dari target yang diharapkan sebesar Rp17,5 miliar. Supendi juga merincikan lima institusi yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penerimaan PNBP dari BLU. RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar menjadi yang teratas dengan total penerimaan Rp476,85 miliar, diikuti oleh Universitas Negeri Makassar (UNM) yang menyumbang Rp286,50 miliar. Selain itu, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) mencatatkan penerimaan Rp140,26 miliar, diikuti oleh RSUP Dr. Tadjuddin Chalid yang mendapatkan Rp94,68 miliar, dan UIN Alauddin dengan Rp83,81 miliar. Supendi menambahkan bahwa untuk penerimaan PNBP dari sektor lain, total keseluruhannya mencapai sekitar Rp814 miliar, yang mencakup beragam sektor. Dengan pencapaian ini, diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan sektor layanan publik di region tersebut. ANTARA