PADANG –
**Borneonews - Simpang Empat**, Dinas Perikanan Kabupaten Pasaman Barat, yang terletak di Sumatera Barat, telah menyalurkan sejumlah 250 ribu bibit ikan hasil dari produksi Balai Benih Ikan (BBI) kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas para pembudidaya ikan di wilayah tersebut. Kepala Dinas Perikanan Pasaman Barat, Zulfi Agus, menjelaskan bahwa bibit ikan yang disalurkan terdiri dari perolehan melalui pembelian masyarakat serta bantuan yang diberikan kepada kelompok-kelompok budidaya. Pada kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa sebanyak 20 kelompok budidaya ikan telah mendapatkan dukungan dari pemerintah selama tahun 2024 ini. Bibit ikan yang disalurkan mencakup beberapa jenis, di antaranya adalah ikan nila, lele, dan ikan emas. Selain itu, Dinas Perikanan juga melibatkan 13 penyuluh perikanan untuk membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam bidang budidaya ikan. Zulfi Agus menambahkan bahwa penyuluh perikanan yang ada di wilayah Pasaman Barat memiliki status kepegawaian sebagai pegawai kementerian. Dalam periode Januari hingga September 2024, produksi budidaya ikan di Pasaman Barat mencapai sekitar 4.125 ton. Zulfi optimis bahwa target produksi ikan budidaya sebanyak 6.213 ton akan tercapai hingga akhir tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut, pihaknya melakukan berbagai langkah strategis, termasuk memberikan bantuan kepada kelompok perikanan yang berpotensi. Selain itu, Zulfi menekankan pentingnya dukungan terhadap sarana dan prasarana, seperti penyediaan pakan ikan, yang juga akan diberikan kepada kelompok perikanan. Dengan berbagai inisiatif ini, Dinas Perikanan berharap dapat berkontribusi signifikan terhadap perkembangan sektor perikanan di Pasaman Barat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. ANTARA