JAKARTA –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Manajer tim *MotoGP* Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Pablo Nieto, memberikan pujian tinggi kepada Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika yang terletak di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, sirkuit ini memiliki keindahan luar biasa yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta balap. Pablo menyatakan bahwa Mandalika bukan hanya menawarkan sirkuit yang menantang, tetapi juga menyediakan panorama alam yang memukau. "Mandalika itu luar biasa. Indonesia memang sangat indah," ujarnya saat berkunjung ke sirkuit, Sabtu lalu. Hal ini menjadi alasan mengapa timnya selalu merasa senang untuk berlomba di Mandalika. Selama balapan, para pembalap dapat menikmati pemandangan menakjubkan yang dikelilingi oleh laut dan bukit. Pablo berharap bahwa Mandalika akan terus menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan *MotoGP* di tahun-tahun mendatang, setelah debut pertamanya pada tahun 2022. Ia merasa senang mendengar bahwa Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika kembali masuk ke dalam jadwal tur *MotoGP* untuk musim 2025. Dari sisi teknis, Pablo menilai bahwa pembalap timnya, Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio, tidak mengalami kesulitan berarti selama berlatih di Mandalika. Namun, ia mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang mereka hadapi adalah suhu panas di sirkuit tersebut. Hari Sabtu, suhu permukaan aspal di Sirkuit Mandalika tercatat mencapai 62 derajat Celcius. "Itu adalah satu-satunya kendala, tetapi itu sudah menjadi hal biasa karena cuaca harian di sini," jelasnya. Dari sisi pemerintah, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menyatakan bahwa penyelenggaraan *MotoGP* di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika akan terus berlangsung hingga tahun 2027. Ia menekankan bahwa setiap penyelenggaraan *MotoGP* di Mandalika dapat menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 2.000 hingga 3.000 orang. "Tahun pertama, dampaknya terlihat dengan nilai ekonomi mencapai Rp8 triliun, sementara tahun lalu hampir satu persen peningkatan ekonomi yang signifikan. Ini menunjukkan bahwa ajang ini layak untuk dilanjutkan," paparnya. Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika pertama kali dibuka pada tahun 2021, dan menyelenggarakan *MotoGP* pertama pada tahun 2022. Sirkuit ini merupakan bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan memiliki panjang sekitar 4,31 kilometer dengan 17 tikungan. Sejak penyelenggaraan *MotoGP* di sana, dua pembalap telah mencatatkan diri sebagai juara, yaitu Miguel Oliveira dari Red Bull KTM Factory Racing pada tahun 2022 dan Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team pada tahun 2023. Rekor satu putaran tercepat di sirkuit ini dipegang oleh Jorge Martin dari Prima Pramac Racing dengan waktu satu menit 29,088 detik, yang dicatatkan saat kualifikasi Grand Prix of Indonesia. Martin berhasil memecahkan rekor sebelumnya yang diciptakan oleh Enea Bastianini dari Ducati Lenovo, yang mencatat waktu satu menit 29,630 detik dalam sesi latihan resmi. Selain ajang *MotoGP*, Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika juga telah menjadi tuan rumah beberapa kompetisi balapan bergengsi lainnya, seperti Superbike World Championship, Asia Road Racing Championship, dan Asia Talent Cup. ANTARA