BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, PT Bank Sahabat Sampoerna menggelar kegiatan bertajuk literasi keuangan bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Jabodetabek. Acara ini bertujuan untuk membangun landasan yang kokoh dalam perencanaan keuangan di masa depan para pelajar. Dalam kesempatan yang berlangsung di Sampoerna Academy BSD, Tangerang, Direktur Compliance & Risk Bank Sampoerna, Dendi Hardiansyah, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan upaya bank untuk mendorong generasi muda agar lebih paham mengenai literasi keuangan. Melalui pemahaman yang baik, diharapkan mereka dapat mencapai keadaan finansial yang optimal. Dendi menjelaskan bahwa pendekatan inovatif yang diterapkan dalam program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menabung. Dengan partisipasi aktif dalam kegiatan ini, mereka tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga dapat mengekspresikan kreativitas yang mereka miliki. Lebih lanjut, Dendi menegaskan perlunya generasi muda untuk berkontribusi dalam meningkatkan indeks literasi keuangan di Indonesia. Meskipun banyak siswa yang akrab dengan berbagai platform digital, hal tersebut belum tentu menjamin pemahaman mereka terhadap konsep-konsep literasi keuangan secara mendalam. Dalam konteks perkembangan kinerja keuangan, Bank Sampoerna mencatat peningkatan total Dana Pihak Ketiga (DPK) hingga mencapai Rp1,8 triliun atau mengalami pertumbuhan 14,3 persen, sehingga total DPK mencapai Rp14,3 triliun pada akhir Juni 2024. Dia berharap siswa-siswa yang hadir dalam acara ini dapat menjadi duta yang mempromosikan pentingnya literasi finansial di kalangan masyarakat, khususnya di antara rekan-rekan sebaya mereka. Mary Jane Daggao Luyon Fajardo, Kepala Sekolah Sampoerna Academy BSD, menambahkan bahwa pihaknya menghargai peran Bank Sampoerna yang bukan hanya mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang aktif dalam acara ini dan menunjukkan bakat mereka. Fajardo berharap para peserta tidak hanya berfokus pada kompetisi band, tetapi juga turut berperan dalam mengedukasi pentingnya penguasaan literasi keuangan yang memadai. ANTARA