**Borneonews - Solok**, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan pembaruan terkait jumlah korban meninggal akibat bencana tanah longsor di area tambang ilegal yang terletak di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tercatat bahwa hingga saat ini, jumlah korban yang meninggal dunia menjadi 12 orang, setelah sebelumnya dilaporkan mencapai 15 orang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa penyebab perbedaan angka ini adalah karena adanya kesalahan dalam komunikasi antara petugas di lapangan dan pihak BNPB. Dalam hal ini, kondisi jaringan telekomunikasi yang buruk di lokasi kejadian, yang termasuk dalam kategori *blank spot*, turut berkontribusi terhadap ketidakakuratan informasi yang diterima sebelumnya.
BNPB mengkonfirmasi bahwa ke-12 korban meninggal tersebut merupakan bagian dari total 25 orang yang terdaftar sebagai korban dalam bencana tersebut. Dari data yang dihimpun oleh tim di lokasi, terdapat 11 orang yang berhasil selamat, meskipun dua orang lainnya masih dinyatakan hilang dan sedang dalam proses pencarian.
Abdul Muhari menegaskan bahwa BNPB akan terus mengawasi operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) serta proses identifikasi terhadap para korban. Saat ini, lebih dari 100 personel gabungan yang terdiri dari BPBD Solok, Basarnas, TNI/Polri, Palang Merah Indonesia, relawan, masyarakat, dan instansi terkait lainya, terlibat dalam upaya ini.
Sebagai tambahan informasi, berikut adalah daftar nama-nama korban meninggal dunia yang telah dirilis BNPB per Sabtu siang:
| Nama | Usia | Jenis Kelamin | Asal |
|-----------------------------|-----------|---------------|------------------------------------|
| Safrul Jamil | 36 tahun | Laki-laki | Talang Timur |
| Dasriwandi | 47 tahun | Laki-laki | Talang Barat |
| Doris Purba Ananda | 30 tahun | Laki-laki | Panasahan |
| Yedrimen | 44 tahun | Laki-laki | Talang Barat |
| Yusrizal | 44 tahun | Laki-laki | Taratak Darma |
| Ilham | 25 tahun | Laki-laki | Panasahan |
| Zil | 37 tahun | Laki-laki | Solok Selatan |
| Indra | 18 tahun | Laki-laki | Solok Selatan |
| Gusri Ramadansyah | 44 tahun | Laki-laki | Pansahan |
| Ambra | 29 tahun | Laki-laki | Surian |
| Zakir | 26 tahun | Laki-laki | Taratak Batu Salimpek |
| Herma Doni | 36 tahun | Laki-laki | Padang Aro, Solok Selatan |
ANTARA
Korban Meninggal Akibat Longsor di Solok Bertambah Menjadi 12
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Kimi Antonelli Pole Position di GP Amerika Serikat 2026
Cuaca Buruk Batalkan Balapan Moto2 dan Moto3 GP Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







