JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepolisian mengungkap informasi mengenai identitas sepuluh orang yang terlibat dalam tindakan perusakan yang terjadi pada sebuah acara diskusi di Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu lalu. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Polisi Ade Rahmat Idnal, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi para pelaku tersebut. "Kami sudah mengetahui nama-nama mereka dan segera akan melakukan penangkapan," kata Ade saat memberikan keterangan kepada wartawan. Ia menekankan pentingnya proses hukum yang akan diambil terhadap pelaku. Sementara itu, Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol Edy Purwanto, menyatakan bahwa saat insiden terjadi, pihaknya sedang fokus melakukan pengamanan untuk unjuk rasa yang berlangsung di depan hotel tempat acara diskusi dilakukan. Edy menambahkan bahwa mereka menerima informasi mengenai keberadaan sekelompok orang tidak dikenal yang masuk melalui pintu belakang hotel. "Dari informasi yang kami peroleh, ada sekitar 25 orang tak dikenal yang berbeda dengan massa pengunjuk rasa. Kami juga tidak mendapatkan pemberitahuan sebelumnya mengenai adanya acara diskusi di hotel tersebut," ungkap Edy. Ia menerangkan bahwa karena tidak ada komunikasi dari penyelenggara acara ke kepolisian, mereka tidak mengetahui rincian kegiatan yang berlangsung di dalam. Acara diskusi itu dihadiri oleh sejumlah tokoh terkenal, termasuk mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, dan pakar hukum tata negara, Refly Harun. Kepolisian telah menjalin koordinasi dengan pihak hotel untuk menyelidiki dugaan perusakan yang terjadi dan mendalami potensi kerugian yang ditimbulkan dari insiden tersebut. Dugaan perusakan pada acara yang diadakan di hotel di kawasan Kemang ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pada hari Sabtu, 28 September. Kejadian ini menarik perhatian masyarakat, mengingat sejumlah tokoh terkemuka hadir di acara tersebut. ANTARA