BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pangkalpinang, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak untuk mempercepat penanganan masalah stunting di wilayah tersebut. Menurut penjabat Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang, Yuniar Putia Rahma, kolaborasi yang baik antara pemerintah, perusahaan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya sangat penting dalam menanggulangi isu stunting. Upaya ini memerlukan dukungan dari semua pihak agar dapat dijalankan dengan efektif. Beberapa waktu lalu, TP PKK telah menyalurkan bantuan kepada anak-anak yang mengalami stunting di Kecamatan Pangkalbalam. Yuniar mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada PT Pertamina TBBM Pangkalbalam atas kontribusinya dalam program tanggung jawab sosial perusahaan yang mendukung penanganan stunting tersebut. Dalam kegiatan penyaluran bantuan, TP PKK tidak hanya memberikan bantuan bahan makanan bernutrisi, tetapi juga melakukan edukasi mengenai kesehatan bagi orang tua yang memiliki anak-anak dalam kategori stunting. Ini merupakan langkah penting untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada orang tua dan ibu hamil. Di Kecamatan Pangkalbalam, meskipun tidak menjadi lokasi prioritas penanganan stunting, dari total sekitar 1.600 anak usia baru lahir hingga 59 bulan, teridentifikasi sebanyak 20 anak yang mengalami stunting. Yuniar berharap, dengan berbagai inisiatif yang telah dilakukan, jumlah anak yang terpengaruh dapat turun hingga mencapai angka nol. Dia juga menekankan pentingnya pemanfaatan bantuan makanan bernutrisi yang diberikan kepada para orang tua, agar anak-anak mereka mendapatkan asupan yang baik. Kader di kelurahan setempat diharapkan untuk terus memantau perkembangan anak-anak tersebut sehingga dapat mengetahui kemajuan mereka secara berkala. Yuniar mengajak para orang tua yang hadir dalam sosialisasi untuk memanfaatkan kesempatan itu untuk bertanya kepada narasumber mengenai cara terbaik memberikan makanan bergizi kepada anak-anak mereka. Dia juga berharap PT Pertamina dapat melanjutkan dukungannya dan membantu program ini di kecamatan-kecamatan lainnya. Selain itu, dia mengajak perusahaan dan stakeholders lainnya untuk turut serta berpartisipasi dalam penanganan masalah stunting di Kota Pangkalpinang, yang merupakan bagian dari agenda nasional. Kolaborasi yang erat dan berkesinambungan akan sangat berperan dalam upaya pengentasan masalah stunting di daerah ini. ANTARA