JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Calon Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, yang akrab disapa Bang Doel, menegaskan bahwa ia akan lebih memprioritaskan dialog langsung dengan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menyerap aspirasi serta memahami berbagai permasalahan yang tengah dihadapi warga Jakarta sebelum menjadwalkan pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat. Dalam sebuah pernyataan yang diterima, Bang Doel menyampaikan rasa hormatnya kepada semua tokoh masyarakat dan agama. Namun, saat ini, ia menekankan pentingnya untuk fokus pada agenda yang telah ditetapkan. "Saya ingin mendengarkan langsung dari masyarakat agar lebih memahami isu-isu yang mereka hadapi," ujarnya. Rano Karno juga menjelaskan bahwa Jakarta adalah kota yang kaya akan keberagaman, baik dari segi budaya, suku, maupun agama. Oleh karena itu, ia merasa penting untuk menjangkau setiap elemen masyarakat. "Jakarta adalah tempat pertemuan berbagai budaya, suku, dan agama. Negara harus hadir untuk semua orang," tambahnya. Ia meyakinkan bahwa bersama Mas Pram, mereka akan menjadi gubernur dan wakil gubernur yang mewakili semua warga Jakarta, termasuk setiap kelompok masyarakat, etnis, dan penganut agama yang ada. Lebih lanjut, Bang Doel menekankan bahwa ia tidak dapat membuat keputusan sepihak mengenai pertemuan dengan tokoh-tokoh tersebut. Sebab, segala kegiatan telah direncanakan oleh tim pemenangan mereka. "Untuk jadwal pertemuan dengan tokoh-tokoh, saya tidak bisa memutuskan sendiri. Saya akan mengikuti arahan dari tim pemenangan yang sudah dibentuk," katanya. Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menetapkan pasangan calon untuk Pilkada DKI Jakarta. Pasangan Ridwan Kamil-Suswono mendapat nomor urut 1, Dharma Pongrekun-Kun Wardana nomor urut 2, serta Pramono Anung-Rano Karno yang berada di nomor urut 3. KPU DKI menjadwalkan masa kampanye Pilkada berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024. Setelah periode kampanye, masa tenang akan dimulai dari 24 hingga 26 November 2024. Pemungutan suara rencananya akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Sementara itu, penghitungan suara dan rekapitulasi hasil akan dilakukan antara tanggal 27 November hingga 16 Desember 2024. ANTARA