SURABAYA –
**Borneonews - Tuban**, Calon Gubernur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi serta menyapa ribuan pekerja Mitra Produksi Sigaret (MPS) PT Warahma Biki di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, yang merupakan bagian dari kampanye hari keempat dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di daerah tersebut. Khofifah menegaskan pentingnya peran para pekerja sebagai tulang punggung ekonomi keluarga. "Mereka tengah berjuang untuk kehidupan mereka. Oleh karena itu, saya berkomitmen untuk melindungi industri MPS serta Sigaret Kretek Tangan (SKT) karena sektor ini menyerap banyak tenaga kerja," tutur Khofifah dalam pernyataan resminya yang diterima di Surabaya. Dalam masa kepemimpinannya di periode pertama, Khofifah menunjukkan kepedulian besar terhadap pekerja di industri Sigaret Kretek Tangan. Dia secara aktif menyalurkan dana bantuan langsung dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) untuk mendukung para pekerja di sektor MPS dan SKT. Sriyadi Purnomo, Direktur Utama PT Kareb Alam Sejahtera, mengungkapkan bahwa Khofifah adalah sosok gubernur yang paling berpihak pada industri. "Kita harus memberikan yang terbaik untuk beliau. Sejak awal menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, beliau selalu memperhatikan kita," jelas Sriyadi Purnomo dengan penuh keyakinan. Sriyadi menambahkan bahwa mereka tidak ragu untuk memilih pasangan Khofifah-Emil dalam Pilgub mendatang, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024. Ia menyatakan dukungannya dengan mengatakan, "Setiap tahun beliau selalu meminta kepada Presiden agar cukai rokok Sigaret Kretek Tangan tidak mengalami kenaikan." Sriyadi juga mengajak seluruh pekerja MPS di Widang untuk bersatu dan mengajak keluarga serta teman-teman mereka untuk memilih Khofifah-Emil dalam Pilkada Jawa Timur yang akan datang. "Kedatangan beliau membawa pesan untuk terus melestarikan SKT sebagai warisan budaya bangsa, karena industri ini mempekerjakan banyak orang," ujarnya. Lebih lanjut, Sriyadi meminta Khofifah untuk senantiasa melindungi perekonomian dan memberikan perhatian lebih pada ibu-ibu pekerja SKT di Jawa Timur. ANTARA