**Borneonews - Serang**, Pasangan calon gubernur Banten nomor urut 01, Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi, telah mengusung visi misi yang bertajuk "Banten Maju Bersama" sebagai upaya untuk mengatasi disparitas antara kawasan Banten Utara dan Banten Selatan. Dalam orasi politiknya di DPD PDIP Banten, berlangsung di Serang pada hari Sabtu, Airin menjelaskan bahwa visi tersebut mengandung empat misi, 12 program, dan 72 kegiatan.
Airin menekankan pentingnya kolaborasi dan kebersamaan dalam pembangunan serta penataan daerah, khususnya di Kota Tangerang Selatan. Dia juga menekankan bahwa pergerakan untuk mengatasi ketimpangan ini harus diperluas hingga mencakup empat kabupaten dan kota di wilayah Banten. Dia menyebutkan bahwa inisiatif ini merupakan hasil dari kunjungan lapangan bersama Haji Ade, yang bertujuan untuk mengetahui secara langsung kebutuhan mendesak masyarakat di Provinsi Banten.
Salah satu isu yang diangkat oleh Airin adalah tingginya angka pengangguran di Provinsi Banten, yang tercatat sebagai yang tertinggi di seluruh Indonesia. Dia mengungkapkan bahwa, secara demografis, populasi pengangguran terbanyak berada di Kabupaten Tangerang. "Visi Banten Maju Bersama berupaya menurunkan angka pengangguran, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan menengah," ujarnya.
Pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur juga menjadi fokus utama dalam program mereka. Airin menegaskan bahwa perlakuan terhadap daerah-daerah di Tangerang Raya, termasuk Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang, akan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing wilayah.
Lebih jauh lagi, Airin mengungkapkan rencana untuk menjadikan Kota Serang, sebagai ibukota Provinsi Banten, sebagai pusat *MICE* (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. Dia juga menjelaskan pentingnya inovasi untuk memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah di Kabupaten Pandeglang dan Lebak yang sering mengalami kekurangan anggaran untuk pembangunan.
Dia menambahkan, "Kita harus cerdas dan inovatif dalam menggali potensi pendapatan asli daerah. Dengan pengalaman saya dan Pak Ade, kami berkomitmen untuk membantu daerah seperti Lebak dan Pandeglang yang kesulitan dalam hal anggaran."
Ade Sumardi, dalam kesempatan yang sama, turut menyoroti aspirasi untuk menjadikan Cilangkahan sebagai daerah otonomi baru berbentuk kabupaten. Ia juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan infrastruktur jalan di Lebak dan Pandeglang melalui proyek Jalan Poros Desa.
Airin berharap, dengan menggandeng calon wakil gubernur yang berpengalaman seperti Ade Sumardi, mereka dapat menjadi figur yang mampu membimbing Provinsi Banten. "Doakan kami agar bisa menjadi orang tua bagi seluruh masyarakat di empat kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Tugas kami bukan untuk menjadi bupati atau walikota saja, tetapi lebih kepada berkoordinasi dan berkolaborasi untuk membangun daerah kita," ungkapnya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten telah menetapkan dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta melaksanakan pengundian nomor urut untuk masing-masing pasangan peserta Pilkada Banten. Hasil dari pengundian tersebut menunjukkan bahwa pasangan Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi mendapatkan nomor urut satu, sementara pasangan Andra Soni dan Dimyati Natakusumah memperoleh nomor urut dua.
ANTARA
Airin-Ade Berkomitmen Atasi Kesenjangan Banten Utara dan Selatan
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Komentar (0)
Memuat komentar…







