**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan Asia-Pacific Water Forum (APWF) baru-baru ini menandatangani Surat Pernyataan Kehendak atau *Letter of Intent* (LoI). Kesepakatan ini berkaitan dengan kerja sama dalam penyelenggaraan Asia Pacific Water Summit (APWS) ke-5, yang direncanakan akan diadakan di Indonesia pada tahun 2027.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengekspresikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah konferensi tersebut. Ia juga menyampaikan rasa syukur kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya World Water Forum ke-10 di Bali pada bulan Mei yang lalu, terutama melalui peran mereka dalam sesi regional Asia-Pasifik.
Penandatanganan LoI ini dilakukan di Tokyo, Jepang, oleh Menteri Basuki dan Presiden APWF, Yoshiro Mori. Dokumen yang ditandatangani ini mencakup tujuannya, serta komitmen penyelenggaraan KTT Air Asia-Pasifik ke-5 di Indonesia, yang merupakan langkah strategis dalam konvergensi isu air di kawasan tersebut.
Basuki mengungkapkan harapannya akan dilanjutkannya penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), yang akan menjadi langkah konkret setelah LoI. Proses penandatanganan MoU dijadwalkan berlangsung pada Januari atau Februari 2025. MoU ini akan menjelaskan komitmen serta rincian kerja sama, termasuk prinsip dan agenda APWS ke-5, tata kelola pelaksanaan, serta aspek logistik dan perencanaan keuangan.
Dalam rencananya, APWS ke-5 diusulkan untuk diadakan di Ibu Kota Nusantara, dan hal ini akan dicantumkan dalam MoU tersebut. APWS ke-5 merupakan bagian dari upaya lanjutan Pascadeklarasi Kumamoto, yang disahkan selama APWS ke-4, serta Deklarasi Menteri yang diadopsi pada World Water Forum ke-10, dan menjadi bagian dari persiapan menjelang Konferensi Air PBB 2028 yang akan berlangsung di New York.
Basuki juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Republik Indonesia akan bekerja sama dengan Japan Water Forum untuk mengusulkan penetapan Hari Danau Sedunia. Usulan ini akan dibawa ke Sidang ke-79 Majelis Umum PBB yang dijadwalkan berlangsung pada 24 dan 28 September 2024 di New York. Salah satu usulan yang muncul ialah penetapan tanggal 27 Agustus sebagai Hari Danau Sedunia, yang mengingatkan kita akan Konferensi Danau Dunia pertama yang diselenggarakan pada tahun 1984 di Danau Biwa, Jepang.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan terdapat peningkatan kesadaran dan perhatian terhadap isu-isu yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air di tingkat global, terutama di kawasan Asia-Pasifik.
ANTARA
Kerja Sama Indonesia dan APWF untuk Selenggarakan APWS 2027
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Basarnas Evakuasi Jenazah Perempuan Diduga WNA di Pantai Nyang Nyang
Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Pertama yang Raih Pole Position
Varrel/Wardana Terhenti di Semifinal Indonesia Masters
SKK Migas Umumkan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







