**Borneonews - Jakarta**, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita baru saja dianugerahi gelar doktor kehormatan dari Universitas Hiroshima, Jepang. Penganugerahan tersebut berlangsung pada Selasa, 24 September, dan menjadi tanda pengakuan akan dedikasi Agus dalam mempromosikan kerja sama industri antara Indonesia dan Jepang.
Agus merupakan salah satu dari hanya 26 orang di dunia yang menerima titel *honorary doctorate* dari universitas terkemuka dan tertua ini. Di Indonesia, ia menjadi Warga Negara Indonesia ketiga yang mendapatkan penghormatan serupa setelah dua tokoh terkemuka, Hasan Rahaya dan Muhammad Jusuf Kalla.
Profesor Mitsui Ochi, Presiden Universitas Hiroshima, menyatakan bahwa Menteri Agus telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat kerja sama industri dengan Jepang. Upaya Agus dalam menarik investasi Jepang serta mendukung transfer teknologi, terutama di bidang robotik dan *smart manufacturing*, menjadi alasan utama penganugerahan gelar ini.
Selama menjabat, Agus Gumiwang dinilai berhasil memperluas kerja sama di beberapa sektor, termasuk industri otomotif, elektronika, kimia, dan energi. Profesor Ochi juga menyampaikan harapan agar hubungan antara Jepang dan Indonesia semakin kokoh di masa yang akan datang.
Upacara penyematan gelar tersebut dihadiri oleh sejumlah akademikus dari Universitas Hiroshima dan mahasiswa asal Indonesia yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi tersebut. Kehadiran anggota keluarga Agus, termasuk istri dan anak-anaknya, mencerminkan dukungan yang kuat dari orang-orang terdekat.
Sebelum penganugerahan resmi, Menteri Agus sempat memberikan kuliah umum kepada para akademisi dan mahasiswa di Universitas Hiroshima. Dalam kuliah tersebut, ia memaparkan berbagai kebijakan yang telah diambil untuk menciptakan kemajuan di sektor industri Indonesia sekaligus mempererat hubungan bilateral dengan Jepang.
Agus menjelaskan bahwa Jepang dan Indonesia telah menjalin kerjasama di beberapa bidang penting seperti industri otomotif dan pengembangan kawasan ekonomi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi ini sebagai fondasi untuk inovasi dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Di sektor otomotif, Indonesia menjadi pusat bagi banyak investasi Jepang, khususnya dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan (*electric vehicles*). Penjualan dan ekspor jenis kendaraan ini terdata mencapai sekitar 50.000 unit pada tahun lalu, dengan ekspektasi angka yang dapat meningkat hingga 100.000 unit dalam waktu dekat.
Menteri Agus juga menggarisbawahi penciptaan kawasan industri yang menarik investasi asing langsung, khususnya dari perusahaan Jepang, dengan berbagai fasilitas yang memberikan keuntungan pajak serta infrastruktur yang mendukung.
Selama pandemi COVID-19, Agus menyampaikan tantangan yang dihadapi kedua negara dan langkah-langkah kebijakan yang diambil untuk menjaga kelangsungan kegiatan industri. Ia melaporkan adanya 18.558 perusahaan yang diberikan lisensi beroperasi selama masa darurat kesehatan, termasuk 1.140 perusahaan yang berkaitan dengan investasi Jepang.
Di bidang pendidikan dan kolaborasi industri, Agus mengungkapkan pentingnya aliansi strategis yang dibentuk Kementerian Perindustrian dengan Jepang untuk mendorong pertumbuhan serta pertukaran informasi dan pengetahuan.
Salah satu kebijakan utama yang dirumuskan untuk melindungi dan meningkatkan investasi asing adalah pentingnya konten lokal dalam barang-barang manufaktur. Kebijakan ini bertujuan untuk memperdalam struktur industri dan mendukung pertumbuhan industri lokal.
Kuliah umum yang disampaikan oleh Menteri Agus mendapat respons positif dari para akademikus dan mahasiswa, yang menunjukkan hubungan yang kuat antara Indonesia dan Jepang di masa mendatang. Diharapkan kerjasama ini dapat terus berkembang meskipun tantangan ekonomi global terus menghadang.
ANTARA
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Terima Gelar Doktor Kehormatan
Bagikan:

BATAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pelajar SMA Palangka Raya Raih Medali Emas Kompetisi Riset Internasional
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







