MANADO –
**Borneonews - Manado**, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa wilayah Sulawesi Utara akan mengalami cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Peringatan ini dikeluarkan berdasarkan analisis terkini terkait kondisi atmosfer yang dapat menyebabkan gangguan cuaca. Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben A. Molle, menyatakan bahwa peringatan dini cuaca ekstrem akan berlaku hingga tanggal 30 September 2024. Dalam hal ini, Ben mengimbau masyarakat untuk lebih waspada ketika melakukan aktivitas di luar rumah, mengingat adanya potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, serta kemungkinan pohon tumbang. Warga yang tinggal di daerah-daerah yang rawan bencana, seperti kawasan bantaran sungai dan lereng yang terjal, disarankan untuk lebih berhati-hati. Pihak BMKG mengingatkan agar masyarakat mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang sering kali diiringi dengan petir dan angin kencang. Pada tanggal 29 September 2024, BMKG mencatat bahwa beberapa daerah, termasuk Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa, dan Kabupaten Minahasa Selatan, akan berpotensi mengalami cuaca ekstrem. Selain itu, wilayah kepulauan seperti Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud juga berpotensi terkena dampak. Selanjutnya, pada tanggal 30 September 2024, potensi cuaca ekstrem diperkirakan akan melanda Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, serta kembali di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud. Masyarakat diharapkan selalu memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG guna memastikan keselamatan diri dan lingkungan sekitar. ANTARA