BANTEN –
**Borneonews - Lebak**, Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andra Soni dan Dimyati Natakusumah, telah mengumumkan rencana mereka untuk menjadikan Bendungan Karian di Kabupaten Lebak sebagai kawasan wisata. Mereka berkomitmen untuk mengelola area tersebut agar dapat menarik pengunjung dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Andra Soni menegaskan kepada warga yang tinggal di sekitar Bendungan Karian bahwa jika terpilih sebagai Gubernur Banten, mereka akan bekerja sama dengan pihak pengelola untuk mengembangkan lokasi tersebut menjadi tujuan wisata. Dia menekankan pentingnya melibatkan warga setempat dalam usaha yang akan dibangun di sana, dengan harapan memberikan prioritas kepada mereka untuk berpartisipasi dalam pengelolaan usaha. "Apabila saya terpilih sebagai Gubernur Banten, kita akan menggandeng pengelola yang kompeten untuk mewujudkan kawasan wisata ini. Pengunjung akan berinvestasi di sini, dan warga yang pernah tinggal di daerah ini akan menjadi prioritas dalam memulai usaha. Insya Allah, dengan kekuasaan yang dimiliki seorang Gubernur, kita bisa mewujudkan hal ini, asalkan kita menjaga integritas dan tidak melakukan korupsi," ujar Andra dalam pernyataannya. Selain rencana pengembangan kawasan wisata, pasangan Andra Soni-Dimyati juga melakukan aksi penanaman pohon di sekitar lokasi bendungan sebagai bentuk partisipasi dalam pelestarian lingkungan. Andra percaya bahwa jika kawasan tersebut diubah menjadi tempat wisata, peluang ekonomi bagi warga Lebak akan meningkat secara signifikan. Selain itu, Andra Soni juga mengajukan program pendidikan gratis di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA) baik negeri maupun swasta, jika mereka terpilih pada pemilihan mendatang untuk periode 2024-2029. Dia berpendapat bahwa pendidikan yang layak harus menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan kemampuan bersaing para generasi muda. "Dari dulu kita seharusnya berinvestasi dalam pendidikan di Provinsi Banten, agar masyarakat bisa berkompetisi dan mendapatkan pekerjaan dengan cepat. Dengan program makanan bergizi gratis dari Pak Prabowo dan program sekolah gratis ini, kita akan mempersiapkan generasi yang cerdas dan siap bersaing," tambah Andra. Program pendidikan gratis ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya bagi masyarakat, dan membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik dan berkualitas. Andra yakin bahwa dengan gizi yang baik dan pendidikan yang memadai, anak-anak Banten akan tumbuh menjadi individu yang tangguh dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. "Niat kami adalah agar anak-anak di Banten tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki peluang untuk bekerja dengan baik di masa depan. Kami berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat dan memastikan anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang setara," terang Dimyati Natakusumah, bakal calon Wakil Gubernur Banten. Dukungan dari masyarakat setempat juga mulai tampak. Salah satu warga, Nurmilasari, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program pendidikan gratis ini. Menurutnya, program tersebut sangat menguntungkan bagi orang tua seperti dia yang kesulitan dengan biaya pendidikan. "Saya sangat mendukung program sekolah gratis dari Pak Andra Soni dan Pak Dimyati, karena hal ini akan mengurangi beban biaya pendidikan anak-anak saya di tengah kondisi ekonomi yang sulit," pungkas Nurmilasari. KPU Provinsi Banten telah menetapkan dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan berpartisipasi dalam pemilihan, dan telah melakukan pengundian nomor urut. Hasilnya, pasangan Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi mendapat nomor urut satu, sedangkan Andra Soni-Dimyati Natakusumah memperoleh nomor urut dua. ANTARA