SURABAYA –
**Borneonews - Pamekasan**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, telah mengumumkan hasil laporan awal mengenai dana kampanye untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Pamekasan, Mahdi, dalam sebuah pernyataan yang berlangsung pada Sabtu malam. Menurut keterangan yang disampaikan, terdapat tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang telah menyerahkan laporan terkait dana kampanye kepada KPU Pamekasan. Ketiga pasangan tersebut adalah Fattah Jasin dan Mujahid Ansori dengan sebutan *Tauhid*, KH Kholilurrahman bersama Sukriyanto yang dikenal dengan nama *Kharisma*, serta pasangan Mohammad Baqir Aminatullah dan Taufadi yang diidentifikasi sebagai *Berbakti*. Adapun informasi lebih lanjut mengenai dana kampanye yang dilaporkan, pasangan calon dengan nomor urut 1 tercatat memiliki saldo awal rekening dana sebesar Rp1 juta. Pasangan dengan nomor urut 2 melaporkan saldo sebesar Rp5 juta, sedangkan nomor urut 3 juga memiliki saldo awal yang sama dengan nomor urut 1, yaitu Rp1 juta. Laporan mengenai saldo dana awal kampanye tersebut diterima oleh KPU Pamekasan hingga tanggal 24 September 2024 pada berbagai waktu yang berbeda untuk masing-masing pasangan calon. Mahdi juga menjelaskan bahwa semua laporan dana awal kampanye yang diterima berasal dari sumbangan yang diberikan oleh pasangan calon itu sendiri, tanpa melibatkan sumbangan dari pihak ketiga. Ini menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana kampanye menjadi prioritas dalam proses pemilihan ini. Mengacu pada peraturan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, setiap kegiatan kampanye memang dibiayai oleh peserta pemilihan dan menjadi tanggung jawab masing-masing. Dalam hal ini, laporan dana kampanye harus dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu laporan awal dana kampanye (*LADK*), laporan pemberi sumbangan dana kampanye (*LPSDK*), dan laporan penerimaan serta pengeluaran dana kampanye (*LPPDK*). KPU Pamekasan juga mencatat jumlah pemilih yang terdaftar untuk Pilkada Serentak 2024 sebanyak 666.048 orang. Rincian menunjukkan bahwa dari total tersebut, 321.417 adalah pemilih laki-laki dan 344.631 adalah pemilih perempuan. Menariknya, kelompok pemilih generasi milenial mencapai 212.612 orang atau setara dengan 31,9 persen, diikuti oleh generasi X dengan 190.618 orang yang mencakup 28,6 persen dari total pemilih. Generasi milenial tersebut terdiri dari individu yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996, sedangkan generasi X mencakup mereka yang lahir dari tahun 1965 hingga 1980. Selain itu, generasi Z yang lahir antara 1997 hingga 2012 juga tercatat dengan jumlah 146.401 orang atau 22 persen. Kemudian, kelompok Baby Boomer yang lahir antara 1946 hingga 1964 berjumlah 100.102 orang atau 15 persen, sementara generasi Pre Boomer yang lahir sebelum tahun 1945 hanya sekitar 16.315 orang atau 2,4 persen. Dalam konteks ini, urutan jumlah generasi pemilih di Pamekasan dapat disimpulkan sebagai berikut: generasi milenial, generasi X, generasi Z, Baby Boomer, dan terakhir, generasi Pre Boomer. Sementara itu, KPU Kabupaten Pamekasan mencatat bahwa ada tiga pasangan calon yang telah mendaftar untuk mengikuti Pilkada 2024 ini. Ketiga pasangan calon tersebut adalah Fattah Jasin-Mujahid Ansori (*Tauhid*) sebagai nomor urut 1, KH Kholilurrahman-Sukriyanto (*Kharisma*) dengan nomor urut 2, dan Mohammad Baqir Aminatullah-Taufadi (*Berbakti*) yang diurutkan sebagai nomor 3. Pasangan 'Tauhid' didukung oleh koalisi beberapa partai, termasuk Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan lainnya. Sementara *Kharisma* didukung oleh koalisi Partai Demokrat, Gelora, dan beberapa partai lainnya. Pasangan *Berbakti* diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), serta Partai Hanura dan Perindo. ANTARA