**Borneonews - Kota Bogor**, DPRD Kota Bogor, yang terletak di Jawa Barat, menunjukkan komitmen yang kuat untuk menangani permasalahan sampah di wilayahnya. Fokus utama perhatian adalah sampah rumah tangga, yang diketahui menjadi penyumbang terbesar dalam produksi sampah secara keseluruhan.
Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah di wilayah ini perlu dilaksanakan dengan langkah yang lebih masif ke depan. Hal ini menjadi penting untuk meningkatkan anggaran yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial dan pengelolaan lingkungan hidup. Tujuannya adalah agar pembangunan di Kota Bogor dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
Adityawarman menyoroti angka pengolahan sampah di Kota Bogor yang bisa mencapai 500 hingga 600 ton setiap harinya. Sampah-sampah tersebut kemudian dibawa ke tempat pembuangan akhir yang telah ditentukan. Dia menekankan perlunya penerapan strategi yang lebih baik dalam pemilahan sampah, yang seharusnya dimulai dari tingkat rumah tangga.
Selain itu, DPRD Kota Bogor juga memberikan perhatian serius terhadap armada pengangkut sampah yang dikelola oleh Dinas Lingkungan Hidup setempat. Saat ini, armada tersebut membutuhkan peremajaan untuk meningkatkan efisiensinya. Sejak tahun 2020, DPRD telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan motor sampah yang berfungsi dalam mengangkut sampah di 68 kelurahan yang ada di Kota Bogor.
Adityawarman memastikan bahwa penggantian armada pengangkut sampah adalah prioritas, mengingat banyaknya armada yang saat ini dianggap tidak memadai untuk menjalankan tugas tersebut. Ia berharap agar pengelolaan lingkungan hidup di masa mendatang dapat dilakukan dengan lebih baik dan efektif.
ANTARA
DPRD Kota Bogor Tingkatkan Pengelolaan Sampah Secara Masif
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







