**Borneonews - Jakarta**, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya di kalangan mahasiswa, mengenai literasi keuangan digital. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai berbagai manfaat dan risiko yang terkait dengan penggunaan layanan keuangan berbasis teknologi.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, Hasan Fawzi, menegaskan bahwa generasi *Gen-Z* perlu dibekali dengan pengetahuan yang memadai dalam menggunakan platform keuangan digital. Saat ini, teknologi finansial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sektornya, sehingga pemahaman terhadap risiko penggunaannya sangat diperlukan.
Hasan juga menjelaskan pentingnya kewaspadaan dalam melindungi data pribadi dan informasi keuangan. Diperlukan mekanisme pengamanan yang robust ketika menggunakan platform digital. Kemampuan untuk mengenali berbagai bentuk penipuan yang mungkin terjadi di dunia maya juga menjadi kunci untuk melindungi diri dari kerugian finansial.
Dalam rangka meningkatkan literasi dan inovasi keuangan digital, OJK telah mengembangkan beberapa langkah proaktif. Ini termasuk penyusunan dan sosialisasi modul pendidikan terkait *Literasi Keuangan Digital* serta pembentukan *Fintech Center OJK*. Tujuan dari *Fintech Center* ini adalah untuk mendorong pertumbuhan inovasi di sektor keuangan. Selain itu, OJK juga membangun *regulatory sandbox* untuk memfasilitasi konsultasi tentang Inovasi Teknologi Sektor Keuangan.
Hasan menyampaikan keyakinannya bahwa potensi inovasi yang dimiliki mahasiswa, yang merupakan bagian dari generasi *Gen-Z*, sangat besar. Kreativitas, kesadaran sosial, dan semangat kewirausahaan yang tinggi di kalangan mereka diyakini mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perubahan dalam sektor keuangan. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada pembentukan sistem keuangan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan tangguh.
OJK berharap bahwa melalui program OJK Mengajar, mahasiswa akan semakin memahami potensi serta risiko yang ada dalam layanan dan produk keuangan digital. Para mahasiswa diharapkan dapat menjadi agen perubahan, mendorong literasi keuangan digital di lingkungan sekitar mereka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang OJK untuk berkontribusi dalam menciptakan industri jasa keuangan yang kompetitif di kancah global. Selain itu, OJK bertekad untuk memperkuat peran sektor keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
ANTARA
OJK Dorong Mahasiswa Tingkatkan Literasi Keuangan Digital
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Ganda Putri Isyana/Rinjani Sabet Gelar Juara Indonesia Masters
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







