BORNEONEWS, Palangka Raya - Perbankan di Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Hingga Juli 2024, total penyaluran kredit mencapai Rp 48,98 triliun, mencerminkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Sektor-sektor utama yang menerima penyaluran kredit terbesar adalah pertanian, perdagangan, dan jasa. Sektor pertanian, misalnya, mendapatkan dukungan kredit untuk meningkatkan produksi dan distribusi hasil pertanian. Ini sejalan dengan program pemerintah daerah yang fokus pada ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani," kata Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz kepada Borneonews pada Minggu, 29 September 2024.
Di sektor perdagangan, banyak pelaku usaha kecil dan menengah atau UMKM yang memanfaatkan fasilitas kredit untuk mengembangkan bisnis mereka. Hal ini menunjukkan bahwa perbankan di Kalimantan Tengah semakin inklusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
"UKM menjadi tulang punggung perekonomian daerah dengan kontribusi yang signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat," terangnya.
Namun tantangan tetap ada dalam menjaga kualitas kredit. Tingkat non-performing loan atau NPL atau kredit bermasalah masih menjadi perhatian utama.
"NPL di Juli 2024 mencapai 1,66 persen, memang lebih rendah dibandingkan bulan yang sama tahun 2023 yang mencapai 1,38 persen," tuturnya lagi.
Perbankan di Kalimantan Tengah terus berupaya untuk menjaga kualitas kredit dengan melakukan penilaian risiko yang lebih ketat dan memberikan edukasi kepada nasabah tentang manajemen keuangan yang baik.
Pemerintah daerah juga berperan aktif dalam mendorong penyaluran kredit yang sehat. Melalui berbagai program dan kebijakan, pemerintah berusaha menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha diharapkan dapat terus memperkuat perekonomian Kalimantan Tengah.
Dengan dukungan yang tepat, sektor-sektor ekonomi di Kalimantan Tengah diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.
"*Peningkatan penyaluran kredit ini menjadi salah satu indikator positif bagi perekonomian daerah yang semakin maju dan berkembang," terang Danu.(TESTI PRISCILLA/R)









