**Borneonews - Manado**, Sriwahyuni, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, mengungkapkan kepuasannya terhadap layanan kesehatan yang diterimanya di Puskesmas Kampung Baru. Sebagai peserta dalam program *Jaminan Kesehatan Nasional* (JKN), ia secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan karena telah didiagnosis dengan hipertensi serta kolesterol tinggi.
Selama tiga tahun terakhir, Sriwahyuni telah menggunakan layanan BPJS Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Kampung Baru, yang terdaftar sebagai fasilitas kesehatan pertamanya. Ia menceritakan, Saya rutin memeriksakan diri setiap bulan dan mengambil obat yang diresepkan oleh dokter.
Awalnya, Sriwahyuni merasa khawatir mengenai kondisi kesehatannya. Namun, ketakutan tersebut mereda berkat dukungan dan perhatian yang diberikan oleh tenaga medis di Puskesmas. Para petugas kesehatan selalu siap menjelaskan dengan ramah dan menyampaikan informasi yang mudah dipahami mengenai kondisi kesehatannya.
Setiap kali saya datang ke Puskesmas, saya merasa sangat diperhatikan. Petugas kesehatan menjelaskan dengan jelas dan memberi saran bermanfaat, seperti pentingnya menjaga pola makan yang sehat dan rutin berolahraga, paparnya.
Dari pengalaman yang ia dapatkan, Sriwahyuni merasa sangat puas dengan fasilitas yang ada di Puskesmas Kampung Baru. Ia mengapresiasi adanya ruang tunggu yang bersih dan nyaman serta kelengkapan peralatan medis yang selalu siap digunakan. Hal ini memberikan kenyamanan tambahan selama proses berobat.
Fasilitas di Puskesmas Kampung Baru sangat memadai dan dapat memenuhi kebutuhan pasien. Kebersihan ruang tunggu serta ketersediaan peralatan medis yang terawat membuat saya merasa lebih tenang saat berobat. Keramahan petugas kesehatan juga memberi kesan positif, mereka selalu menyambut pasien dengan senyuman, ucap Sriwahyuni.
Saat ditanya mengenai biaya perawatan, ia menyatakan bahwa selama ini tidak pernah mengalami biaya tambahan saat menggunakan BPJS Kesehatan di Puskesmas. Baik dalam proses pemeriksaan maupun saat pengambilan obat, semua biaya ditanggung oleh BPJS selama obat yang diambil sesuai dengan resep dokter.
Selama pemeriksaan, saya tidak pernah dimintai biaya tambahan. Ketika obat saya habis dan perlu mengambil resep kembali, tidak ada tambahan biaya selama itu mengikuti resep. Semua layanan yang saya terima gratis asalkan kartu BPJS Kesehatan saya aktif, jelasnya.
Sriwahyuni juga memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan oleh Puskesmas Kampung Baru, seperti pendaftaran *online* dan sistem konsultasi jarak jauh. Inovasi ini sangat memudahkan masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu atau sulit untuk datang langsung ke Puskesmas.
Dengan adanya layanan ini, saya tidak perlu lagi menunggu antrean dalam waktu lama. Saya bisa mengatur jadwal pemeriksaan sendiri, sehingga lebih efisien dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari saya, tambahnya.
Sriwahyuni berharap ke depan, BPJS Kesehatan dan Puskesmas Kampung Baru dapat terus meningkatkan mutu layanan yang ada. Ia ingin semakin banyak masyarakat Indonesia merasakan manfaat dari program ini, terutama bagi mereka yang membutuhkan akses kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau.
Saya berharap BPJS Kesehatan dan Puskesmas Kampung Baru senantiasa memberikan pelayanan terbaik. Semoga di masa mendatang, seluruh masyarakat Indonesia dapat mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik. Kita tidak bisa memprediksi kapan kita akan sakit, tetapi dengan adanya jaminan kesehatan seperti BPJS, kita dapat lebih siap menghadapi segala kemungkinan, tutup Sriwahyuni.
Dengan dukungan dari BPJS Kesehatan serta pelayanan yang prima dari Puskesmas Kampung Baru, Sriwahyuni merasa lebih tenang dalam menjaga kesehatan dirinya. Ia berharap pengalaman positif ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang ada secara maksimal.
ANTARA
Sriwahyuni Puas dengan Pelayanan JKN di Puskesmas Kampung Baru
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







