BORNEONEWS, Barsel - Polres Barito Selatan (Barsel) menyiapkan 472 personil untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepada daerah (Pilkada) 2017 di wilayah hukumnya. Untuk memantapkan persiapan menyambut pesta demokrasi itu, Polres menyelenggarakan latihan simulasi sistem pengamanan (Sispam) kota, dalam mengatasi gangguan pilkada dan unjuk rasa, Kamis (11/8/2016) petang di Buntok.
Kapolres Barsel, AKBP Yussak Angga kepada PPost, di sela latihan simulasi sistim pengamanan (sispam) kota menjelaskan, menghadapi Pilkada Serentak 2017, pihaknya telah menyusun skenario simulasi dalam penanggulangan gangguan kamtibmas. Pihaknya melibatkan satuan pendamping dari tiga Polres di wilayah DAS Barito; Polres Barito Timur 30 personil, Polres Barito Utara 30 personil dan 30 personil Polres Murung Raya (Mura).
"Puncak digelarnya simulasi Sispam Kota ini, 25 Agustus 2016. Kita akan melibatkan 30 personil Sat Brigade Mobil (Brimob) dan 60 personil Dalmas Shabara Polda Kalteng," terangnya.
Pada pengamanan Pilkada Barsel 2017, akan siap diturunkan 472 personil yang semuanya di bawah kendali operasi (BKO) Polres Barsel. Pada simulasi nanti, akan dihadiri Kapolda Kalteng dan jajarannya, termasuk tim Supervisi dari Mabes Polri, serta tiga kapolres dari wilayah DAS Barito.
Kapolres menambahkan, dana anggaran yang telah dihibahkan oleh Pemkab Barsel dalam Sispam Kota, Pilkada 2017, sebesar Rp3,3 miliar dengan dua masa pencairan tahun 2016 dan 2017. Pencairan pertama, Rp1,9 miliar sudah terealisasi. (H. LAILY MANSYUR/N).








