SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit melakukan pemindahan 15 narapidana ke lapas lain untuk mengurangi kelebihan kapasitas.

Pemindahan ini dilakukan oleh Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah bersama dengan Lapas Sampit sebagai bagian dari langkah strategis mengatasi kelebihan kapasitas yang sudah terlalu membludak.

Sebanyak 15 narapidana Lapas Sampit dimutasi ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Sabtu, 28 September 2024.

Proses pemindahan berjalan lancar dengan pengawalan ketat dari petugas pengamanan Lapas Sampit dan personel Polres Kotawaringin Timur (Kotim). Pemindahan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas tetap terjaga.

"Ini merupakan salah satu langkah kami untuk mengurangi jumlah penghuni yang melebihi kapasitas di Lapas Sampit, yang saat ini sudah dalam kondisi penuh," kata Kepala Lapas Sampit Meldy Putera, Minggu, 29 September 2024.

Jumlah narapidana di Lapas Sampit saat ini telah mencapai 933 orang, sementara kapasitas asli Lapas tersebut hanya untuk 220 orang.

Kondisi overkapasitas ini mencapai lebih dari 300 persen, dan pemindahan narapidana menjadi salah satu solusi yang diterapkan untuk mengurangi tekanan di dalam Lapas.

Meldy juga menegaskan bahwa langkah pemindahan ini dilakukan secara berkala dan menjadi prosedur yang biasa dalam manajemen Lapas.

"Pemindahan narapidana ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas Kelas IIB Sampit," tambahnya.

--page

Langkah mutasi ini diharapkan tidak hanya membantu mengurangi tekanan di Lapas Sampit, tetapi juga memberikan kesempatan bagi narapidana untuk mendapatkan pembinaan yang lebih baik di tempat baru.

Pemindahan ini sekaligus menunjukkan komitmen Lapas dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pembinaan dan pengamanan yang optimal.

Dengan program pemindahan yang terus berjalan, diharapkan Lapas Sampit dapat lebih terkelola secara optimal dan kondisi keamanan di dalam Lapas tetap kondusif bagi seluruh narapidana serta petugas yang bertugas. (DEWI PATMALASARI/R)