**Borneonews - Bandarlampung**, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung berhasil meraih juara pertama dalam Kompetisi *Policy Brief* Moderasi Beragama 2024 tingkat nasional. Penghargaan ini didapatkan berkat presentasi yang disusun dengan baik dan penjelasan yang matang mengenai moderasi beragama yang berhasil menarik perhatian dewan juri.
Ketua Tim Humas dan Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kanwil Kemenag Lampung, Alifah, menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan kepada dewan juri mendapat pengakuan yang signifikan. Momen ini diharapkan menjadi motivasi lebih bagi seluruh pihak untuk terus menciptakan kerukunan antarumat beragama.
Salah satu tantangan besar yang dihadapi Indonesia sebagai negara yang kaya akan keragaman agama adalah menjaga keharmonisan dan kerukunan di antara penganut berbagai keyakinan. Permasalahan yang sering muncul, seperti pembangunan tempat ibadah, penyebaran ajaran agama, serta penggunaan ruang publik, kerap menimbulkan potensi konflik sosial.
Di era *disruption* teknologi ini, penyebaran informasi yang sangat cepat menambah kerumitan dalam pengelolaan kerukunan antarumat beragama. Alifah menjelaskan, hal ini mendasari inisiatif untuk menyusun *Policy Brief* mengenai Moderasi Beragama, khususnya dalam konteks pengelolaan rumah ibadah.
Dalam kompetisi tersebut, beberapa rekomendasi kebijakan telah disampaikan. Salah satunya adalah perlunya pemerintah untuk mengambil alih sepenuhnya otoritas perizinan pembangunan rumah ibadah. Proses ini harus berlangsung secara transparan dan adil tanpa adanya pengaruh dari kepentingan kelompok tertentu.
Alifah menyatakan bahwa implementasi rekomendasi ini memerlukan regulasi yang kuat, yang mencakup standar yang seragam di seluruh Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menjamin hak setiap kelompok agama dalam mendirikan tempat ibadah tanpa adanya diskriminasi, sekaligus mengintegrasikan prinsip moderasi beragama dalam pelaksanaannya.
Ketua Dewan Juri *Policy Brief* Moderasi Beragama, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Msi, menyampaikan bahwa semua finalis patut mendapatkan penghargaan berkat kualitas karya yang mereka hasilkan. Ia mengapresiasi setiap peserta yang telah melakukan presentasi dengan baik, karena ide-ide yang disampaikan bisa menjadi acuan berharga bagi para pembuat kebijakan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tujuan utama dari kompetisi ini bukan hanya untuk menentukan pemenang, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menyusun *policy brief* yang bermanfaat. Ia berharap rekomendasi yang diberikan oleh para peserta dapat diimplementasikan oleh para pembuat kebijakan.
Kompetisi *Policy Brief* Moderasi Beragama 2024 diikuti oleh 226 peserta dari delapan kementerian dan lembaga di seluruh Indonesia, termasuk dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan jabatan fungsional tertentu.
ANTARA
Kemenag Lampung Raih Juara Pertama dalam Kompetisi Moderasi Beragama
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







