PALU –
**Borneonews - Parigi Moutong**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melaksanakan sosialisasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 melalui kegiatan jalan sehat dan senam sehat. Upaya ini bertujuan untuk memberikan pendidikan pemilih sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pilkada. Dalam acara yang diadakan di Parigi pada hari Minggu, Maskar, selaku Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Masyarakat (Parmas) KPU Parigi Moutong, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah konkret untuk mengedukasi pemilih. "Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih dalam pilkada," ujarnya. Menurut data dari KPU setempat, lebih dari 2.000 peserta mendaftar dan berpartisipasi dalam kegiatan jalan sehat tersebut. Kegiatan ini sejalan dengan tahapan Pilkada 2024 yang kini sudah memasuki fase kampanye, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 25 September hingga 24 November, tiga hari sebelum hari pemungutan suara. Maskar juga mengingatkan kepada masyarakat untuk aktif dalam berpartisipasi sebagai pemilih. Ia mengajak semua wajib pilih untuk menggunakan hak suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) pada tanggal 27 November mendatang. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya pemilih untuk cerdas dalam memilih, salah satunya dengan menghindari praktik *money politik*, yang merupakan sebuah pelanggaran hukum. Maskar menjelaskan bahwa praktik tersebut dapat dikenakan sanksi pidana berat. Ia juga menyerukan kepada masyarakat untuk menjaga kondusivitas di lingkungan masing-masing dan tidak menjadi golongan putih (golput). Menurutnya, setiap individu harus berperan aktif dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini. Merujuk kepada Pasal 73 ayat (4) Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016, setiap tindakan melawan hukum yang melibatkan penawaran uang atau materi lain untuk memilih kandidat tertentu dapat mengakibatkan hukuman penjara antara 36 hingga 72 bulan serta denda yang bervariasi antara Rp200 juta hingga Rp1 miliar. "Kami menargetkan partisipasi pemilih pada pilkada 2024 mencapai 88 persen. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung demokrasi," ungkap Maskar. Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan jalan sehat ini, KPU Parigi Moutong berharap masyarakat memberikan kontribusi dalam pengawasan proses demokrasi. "Terima kasih kami sampaikan atas antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan jalan sehat ini. Kami berharap semangat tersebut terus berlanjut hingga hari pemungutan suara nanti," tutupnya. ANTARA