BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah mencatat lima sektor ekonomi dengan penyaluran kredit tertinggi melalui bank umum pada Juli 2024.
Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, mengungkapkan bahwa sektor pertanian, perburuan, dan kehutanan memimpin dengan total kredit sebesar Rp14,63 triliun.
"Sektor pemilikan rumah tangga lainnya menempati posisi kedua dengan penyaluran kredit sebesar Rp13,44 triliun," kata Danu dalam keterangan resminya pada Minggu, 29 September 2024.
Sektor perdagangan besar dan eceran juga menunjukkan kinerja yang kuat dengan total kredit mencapai Rp19,9 triliun, menjadikannya sektor dengan penyaluran kredit tertinggi di antara lima sektor tersebut.
"Selain itu, sektor pemilikan rumah tinggal mencatat penyaluran kredit sebesar Rp5,20 triliun, sementara sektor industri pengolahan berada di posisi terakhir dengan total kredit sebesar Rp1,21 triliun," tuturnya.
Total penyaluran kredit perbankan pada periode Juli 2024 mencapai Rp48,98 triliun, katanya, meningkat 11,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp44,02 triliun.
Danu menambahkan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap sektor perbankan di Kalimantan Tengah.
--page
"Penyaluran kredit yang meningkat ini menunjukkan bahwa sektor perbankan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.
Dengan pertumbuhan yang signifikan ini, OJK Kalteng optimis bahwa sektor perbankan akan terus berkontribusi positif terhadap perekonomian Kalimantan Tengah.
"ami akan terus memantau dan memastikan bahwa penyaluran kredit berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Danu lagi.(TESTI PRISCILLA/R)









