SURABAYA –
**Borneonews - Lumajang, Jawa Timur**, Organisasi Laskar Hijau, yang memiliki fokus untuk penghijauan lingkungan, telah memulai aktivitas penanaman bambu di Gunung Lemongan. Gunung ini berada pada ketinggian 1.651 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kegiatan ini dilakukan seiring dengan dimulainya musim hujan di kawasan tersebut. Pendiri Laskar Hijau, A'ak Abdullah Al-Kudus, menjelaskan bahwa kegiatan penanaman telah dimulai sejak seminggu lalu, ketika hujan telah turun di kawasan Gunung Lemongan yang terletak di Kecamatan Klakah. Dia menyebutkan bahwa mereka akan menanam ribuan bibit bambu di lahan-lahan yang sebelumnya mengalami kekeringan akibat kemarau panjang. Menurut A'ak, banyaknya relawan dari Laskar Hijau terlibat dalam kegiatan ini. Mereka mendaki gunung, menggali lubang untuk menanam, memberikan pupuk, serta menanam bibit bambu di setiap areal tanah yang gersang. "Menanam di Gunung Lemongan sudah menjadi ritual ibadah bagi kami yang dilakukan setiap musim hujan sejak tahun 2008. Para relawan tetap setia merawat dan menjaga kawasan hutan lindung di gunung tersebut," tuturnya. Di musim hujan tahun ini, Laskar Hijau menetapkan target untuk menanam 5.000 batang bambu serta 5.000 pohon konservasi lainnya di lereng selatan Gunung Lemongan, pada ketinggian sekitar 600 mdpl. Jenis-jenis bambu yang akan ditanam adalah *Bambu Petung* (*Dendrocalamus Asper*) dan *Bambu Jawa* (*Gigantochloa Atter*). Sebelum dilakukan penanaman, relawan terlebih dahulu melakukan pembersihan lokasi yang dipenuhi perdu dan ilalang. Setelah lokasi siap, mereka membuat lubang tanam dan mengisinya dengan kompos. Proses penanaman dijadwalkan berlangsung hingga bulan Desember 2024 sampai Februari 2025. A'ak menjelaskan bahwa pemilihan bambu sebagai tanaman utama bertujuan untuk menciptakan sumber mata air baru di wilayah utara Lumajang, yang sering kali mengalami kesulitan dalam mendapatkan pasokan air. Penanaman ini juga merupakan bagian dari upaya mitigasi dampak perubahan iklim. Selain itu, bambu dikenal efektif dalam menciptakan mata air dan menyerap karbon di udara. Sejak didirikan, Laskar Hijau berkomitmen untuk berkontribusi terhadap penyelamatan lingkungan melalui gerakan konservasi yang berbasis pada partisipasi masyarakat. Dalam menjalankan misinya, Laskar Hijau berusaha untuk melibatkan semua kalangan tanpa batasan, agar gerakan ini dapat berjalan secara inklusif dan memberikan dampak yang signifikan. ANTARA