**Borneonews - Muara Teweh**, Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, bekerja sama dengan Balai Guru Penggerak (BPG) Provinsi Kalimantan Tengah, telah menyelenggarakan sebuah lokakarya yang bertujuan untuk mempersiapkan para calon guru penggerak. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 yang akan dilaksanakan pada Tahun 2024, dan mengangkat tema "Kolaborasi dalam Pengelolaan Program yang Berpihak pada Murid."
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiludin A Surapati, menyatakan rasa syukurnya karena program Guru Penggerak mampu mendapatkan respons positif dari seluruh ekosistem pendidikan di wilayah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan berbagai pihak yang peduli terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Barito Utara.
Sebagai bentuk apresiasi, Syahmiludin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kemajuan program tersebut. Lokakarya ini bertujuan untuk mempertemukan Calon Guru Penggerak (CGP) dan Pengajar Praktik (PP), dengan fokus pada penyelesaian masalah dan mencari solusi yang tepat dalam konteks pendidikan.
Dalam lokakarya ini, para CGP diharapkan dapat saling berkolaborasi, berbagi informasi, serta belajar bersama. Diharapkan, kegiatan ini dapat membantu membangun rasa percaya diri, saling mempercayai, dan saling menghargai di antara para peserta.
Syahmiludin menambahkan, tujuan dari lokakarya ini adalah untuk memperkuat kemampuan CGP dalam mengolah dan menganalisis data yang diperoleh. Selain itu, mereka juga ditugaskan untuk mengidentifikasi aktor-aktor kunci dalam merancang perencanaan program pendidikan yang lebih baik.
Lokakarya ini memberikan kesempatan bagi para guru penggerak untuk berbagi pengalaman dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat berkontribusi secara signifikan dalam meningkatkan profesionalisme guru dan menciptakan pendidikan berkualitas di Kabupaten Barito Utara.
Melalui program guru penggerak yang telah dirancang, para peserta diharapkan dapat mengembangkan kompetensi mereka dalam format lokakarya yang interaktif. Mereka akan mendapatkan pengalaman belajar yang terstruktur, menyenangkan, dan mampu meningkatkan kemampuan mereka sebagai pemimpin pembelajaran yang berfokus pada murid.
ANTARA
Lokakarya Kolaborasi Calon Guru Penggerak di Barito Utara
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
Komentar (0)
Memuat komentar…







